Pontianak, Media Kalbar – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V terus memperkuat tata kelola operasional perkebunan melalui evaluasi penerapan Panen Bersih dan pengutipan brondolan di unit kerja wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Project Management Office (PMO) Investasi Tanaman Wilayah Kalimantan Barat ini berlangsung pada 9 Juli 2026 di Afdeling II Kebun Gunung Meliau dan 10 Juli 2026 di Afdeling II Kebun Ngabang.
Evaluasi dipimpin Head of PMO Investasi Tanaman Wilayah Kalimantan Barat, Ahmad Ridwan, bersama jajaran manajemen kebun, Asisten Kepala, Asisten Afdeling, Mandor I, Mandor Panen, dan Kepala Inspeksi. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan panen sesuai standar operasional perusahaan, khususnya dalam penerapan Panen Bersih, pengutipan brondolan, serta meminimalkan potensi kehilangan hasil (losses).
Berdasarkan hasil evaluasi, penerapan Panen Bersih di kedua kebun telah berjalan dengan baik. Namun, tim masih menemukan beberapa pokok yang menyisakan brondolan belum terkutip dan langsung memberikan arahan perbaikan di lapangan.
“Secara umum penerapan Panen Bersih sudah terlaksana dengan baik. Namun, pada beberapa pokok masih ditemukan brondolan yang belum terkutip. Temuan tersebut langsung kami tindak lanjuti dengan menginstruksikan kepada pemanen dan Mandor Panen agar seluruh brondolan segera dikutip hingga bersih dan tidak terulang kembali pada pelaksanaan panen berikutnya,” ujar Ahmad Ridwan.
Menurutnya, evaluasi rutin merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kualitas pelaksanaan panen sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Peran Mandor Panen dinilai sangat penting dalam memastikan seluruh tandan matang dipanen serta tidak ada brondolan yang tertinggal di piringan maupun pasar pikul.
“Panen Bersih bukan hanya memenuhi standar operasional, tetapi juga menjadi kunci untuk menekan losses dan mengoptimalkan perolehan produksi. Karena itu, pengawasan harus terus diperkuat agar kualitas panen dan produktivitas perusahaan terus meningkat,” tegasnya.
Melalui evaluasi berkelanjutan ini, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik operasional terbaik guna mendukung produktivitas, efisiensi, dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Melalui evaluasi ini, PTPN IV Regional V berharap seluruh jajaran operasional semakin disiplin dalam menerapkan standar panen yang telah ditetapkan sehingga produktivitas, kualitas hasil panen, dan efisiensi operasional dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (Mbis/MK)










Comment