Landak, Media Kalbar — Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di Dusun Bagak, Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari, termasuk akses bagi para pelajar menuju sekolah.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi warga di wilayah pedesaan.
Bagi para pelajar, jembatan ini juga menjadi bagian penting dalam menunjang perjalanan menuju tempat pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bagak Bapak Rudi Astono, Babinsa Desa Bagak Serka Fransiskus, perangkat desa, masyarakat Dusun Bagak, serta para pelajar sekolah dasar.
Kepala Desa Bagak bersama masyarakat menyambut baik keberadaan jembatan tersebut. Selain menjadi akses penghubung, jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat serta memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam memperoleh akses pendidikan.
Dandim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P. menyampaikan bahwa keberadaan sarana penghubung seperti jembatan gantung memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mendukung aktivitas warga di wilayah pedesaan.
“Jembatan bukan hanya sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat. Dengan akses yang semakin mudah, diharapkan aktivitas warga dan anak-anak sekolah dapat berjalan lebih lancar serta memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus hadir dan menjalin komunikasi dengan pemerintah desa serta masyarakat guna mendukung berbagai upaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan tidak hanya menjadi akses fisik yang menghubungkan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka peluang, memperlancar aktivitas, serta menghadirkan harapan baru bagi warga dan generasi muda di Desa Bagak. (*/Amad)










Comment