by

Kabupaten Bengkayang Zona Merah Covid-19, Ini Sebabnya

Pontianak, Media Kalbar

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr. H. Harisson, M. Kes menyampaikan terkait Kabupaten Bengkayang masuk zona merah atau zona risiko tinggi setelah mendapat penjelasan dari BLC Satgas Covid-19 Nasional.

“Kabupaten Bengkayang berada pada zona merah atau zona risiko tinggi kenaikan kasus, Skor zonasi Kabupaten Bengkayang adalah 1.77, kurang 0.04 menuju zona risiko sedang.” ungkap Harisson di Pontianak melalui WA grup kepada para awak media termasuk mediakalbarnews.com (media kalbar), Rabu (18/8/21).

Disampaikannya Beberapa indikator  antara lain:

1. Jumlah kasus positif tercatat sedang dalam posisi puncak (jumlah penambahan kasus positif dalam 1 minggu terakhir adalah yang tertinggi), sehingga mendapat skor 0.5 saja
2. Jumlah kasus aktif berada pada angka 101-1000, sehingga mendapat skor 1.5
3. Jumlah positif dirawat dan suspek dirawat sedang berada pada angka tertinggi, sehingga masing-masing indikator mendapatkan skor 0.5
4. Jumlah kematian pada pekan terakhir turun pada rentang 30.01%-49.9% dari puncak, sehingga mendapat skor 2
5. Kecepatan insidensi atau perubahan insiden kumulatif per 100,000 penduduk pada pekan terakhir sedang tinggi (bisa jadi dikarenakan jumlah penambahan kasus yang tinggi/sedang puncak), sehingga hanya mendapat skor 0.5
6. Positivity rate masih cukup tinggi, berada pada skor 1.5
7. Angka insiden kumulatif per 100,000 penduduk juga tinggi, sehingga berada pada skor 0.5

“Untuk perbaikan indikator ke depan, dapat mengejar indikator 1-6. Jika jumlah kasus positif dapat berkurang signifikan, juga akan dapat meningkatkan skor untuk keluar dari zona risiko tinggi atau zona merah.” Jelas Harisson.

Hal tersebut disampaikan Harisson setelah mendapatkan penjelasan dari Bersatu Lawan Covid (BLC) Satgas Covid-19 Nasional. (amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed