by

Kades Manfaatkan Limbah Op Pelepah Pinang Menjadi Peluang Ekonomi

Kubu Raya, Media Kalbar
Op dari pelepah pohon pinang kerap dianggap limbah atau sampah bagi sebagian orang.Namun,siapa sangka kalau pelepah pinang bisa diolah jadi wadah makanan ramah lingkungan yang Punya nilai Ekonomi yang tentunya nanti bisa menambah prekonomian masyarakat.

Anuar M.Nur Kepala Desa Punggur Besar berinisiatif untuk mengolah pelepah pinang menjadi wadah makanan pengganti styrofom.

“Ia menyebut ide Ini kita coba mulai dikarenakan yang pertama ini terkait dengan situasi pandemi Covid-19.di mana banyak keterbatasan dan pembatasan yang kita lakukan.sehingga kita juga harus berupaya berinovasi, memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar kita,”

Dikatakannya bisa kita lihat sekarang ini kan semua kegiatan usaha ini agak sedikit terbatas sehingga banyak barang barang yang memang untuk kegiatan usaha ini susah kita dapatkan dan juga harganya cukup tinggi.

“Jadi dengan adanya inovasi ini kita berupaya agar berdampak yang baik bagi masyarakat biar semua kegiatan ini bisa di rasakan seluruh masyarakat,di mana yang dulu nya OP dari pelepah Pinang ini hanya menjadi limbah di kebun masyarakat tidak termanfaatkan dengan baik.”

Anuar M.Nur Kepala Desa Punggur Besar saat di Temui di Ruang kerjanya pada hari Selasa, (7/9/21)pagi. ia menjelaskan.

Dikarenakan di sekitar kita banyak warga yang punya tanaman pinanng.”untuk itu kita coba OP dari pelepah pinang kita olah menjadi wadah makanan ramah lingkungan yang Punya nilai Ekonomi.”Ucapnya.

Lebih lanjut Anuar M.Nur Memaparkan sebenarnya proses ini tidak terlalu sulit hanya saja mesin nya yang sedikit rumit dan untuk sekarang ini belum ada pabrik yang membuat.jadi memang masih di rakit suku cadang nya cukup tinggi juga

Jadi melalui inovasi ini kita berharap serapan itu dapan merata di masyarakat jadi OP yang dulu nya menjadi limbah di ambil oleh masyarakat yang nantinya insyaallah akan kita beli ,targetnya dari harga 300-500 rupiah/OP.”terangnya.

Dan juga tentunya ada syaratnya yang memang di gunakan untuk OP yang baru gugur ,baru jatuh dari pohon setelah itu kita cuci,di keringkan baru kita pres dengan mesin pres dan ini hasilnya tidak boleh kita melamit atau.kita cat dia harus original dan ini harus alami.”Ujarnya.

Dijelaskan kalau jaman dulu orang tua kita memang sudah biasa menggunakan OP ini ,ini biasa untuk membuat kue seperti dodol, cengkarok dan membawa makanan ke kebun ,OP ini lebih hangat jadi makanan di bungkus dengan OP ini agak lebih hangat sehingga tidak mudah basi.
dan untuk ke sehatan Insyaallah aman untuk kesehatan dan kalau kebersihan ini tinggal kita bersihkan sebelum kita pres

“Dan kita berharap inovasi ini sesuai dengan slogan Bapak Bupati Kubu Raya yang selalu berinovasi dan bergerak untuk kepentingan masyarakat dan juga ini bisa menjadi inovasi yang kita berharap ada pemerintah yang bisa membantu bahkan mempromosikannya, bahkan bisa menggunakan piring dari OP pinang ini untuk kegiatan yang akan di laksanakan.Ini yang di harapan kita,”Dan semua pihak mohon bantuan dan dukungannya untuk kegiatan yang akan kita laksanakan.”Harapannya.

Lebih lanjut ia menceritakan untuk Proses pencetakan nya satu piring memakan waktu satu menit sampai 1 setengah menit dengan suhu panas 150° tidak terlalu lama kita masih punya satu mesin.

“Jadi Insyaallah kalau semua nya sudah memadai sesuai dengan pemasaran nya kita juga akan menambah beberapa unit mesin lagi. jadi ini memang produk asli alami semua kita buat tidak ada kita menggunakan cat, pewarna segalanya semua kita gunakan alami biar pada saat kita menggunakannya insyaallah aman bagi kesehatan,”Terangnya.

Dan ini mengurainya lebih cepat jadi jika sudah tidak dapat di gunakan lagi kita hancurkan di tanah pun dia kan menyatu dengan tanah tidak seperti sterofom dan plastik itu puluhan atau ratusan tahun baru bisa mengurai,dan ini bisa di gunakan berulang kali dengan syarat setelah di cuci harus segera di keringkan dan di jemur.
Jadi bisa di gunakan beberapa kali ,ini sudah kita coba kita pakai kita cuci,kita bilas,dan kita jemur dan masih bisa di gukan kembali.

Di jelaskannya untuk Satu OP Pelepah pinang itu bisa jadi Dua piring ,kita juga ada piring yang kecil jadi ukuran OP yang kita beli itu ukurannya minimal 30 Cm lebarnya kalau panjang nya tidak masalah jadi rata rata itu satu Op bisa jadi Dua piring untuk satu OP tetapi syarat nya harus OP yang baru yang gugur nya baru 1-2 hari agar warnanya itu agak bagus sebenarnya ada juga OP yang serat nya agak hitam bukan kotor tapi memang seratnya,”jadi kita tidak bisa memilih OP nya harus putih karena memang ada OP yang punya serat serat tersendiri.

Dan sampai saat ini Kita masih menunggu kiriman bahan baku dari masyarakat yang kita beli sehingga kita masih belum bisa produksi, tetapi dengan produksi kita menggunakan 1 mesin bisa 300-400 piring dalam1 hari nah karena masyarakat masih belum tau kalau OP ini dapat di manfaatkan jadi kita harus memberitahukan dulu kepada masyarakat kalau kita menerima membeli OP pelepah pinang.

“Ada juga masyarakat yang sudah membawa OP kepada kita sehingga kita sortir lagi misal membawa 100 pelepah yang kita gunakan hanya 50 yang lainnya tidak bisa kita gunakan jadi biar masyarakat juga tau kwalitas yang seperti apa OP OP mana saja yang bisa kita gunakan,”Tandasnya.(Tim/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed