by

Keluarga Korban Minta Keadilan Ke Kapolda Kalbar, Diduga Penyidik Polres Singkawang Tidak Profesional

Pontianak, Media Kalbar

Melalui pengacaranya Jaelani Cristo S.H, M.H pihak keluarga korban bersama keluarga korban pengeroyokan di Singkawang medatangi polda kalbar untuk meminta keadilan, pengusutan secara tuntas dan transparan kepada para pelaku pada jum’at(18/8/23), karena diduga penyidik Polres Singkawang tidak profesional, diduga barang bukti dan orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut tidak diperiksa apalagi dijadikan tersangka.

Kepada awak media Jaelani Cristo S.H M.H selaku ketua umum LBH MBK (mandau Borneo keadilan), mengatakan bahwa banyak nya kejanggalan dalam persidangan kasus meninggalnya Sigit Aditya yang di koroyok sejumlah geng motor, Sehingga pihak keluarga tidak merasa puas, perlu di bongkar sampai terang berderang dan kami menyerahkan ke propam. “Tadi dari propam menyerahkan ke warsidk agar menjadi perhatian serius. Diminta untuk membuat surat ke Kapolda Kalbar agar jadi perhatian” Katanya.

Lebih lanjut Jaelani Cristo mengatakan Apa yang di sampaikan kapolres Singkawang merupakan seorang Perwira dan saya sempat di bentak oleh kapolres singkawang.

Wanto paman korban Alm Sigit Aditya menyampaikan beberapa yang janggal dan terkesan ditutupi oleh Penyidik Polres Singkawang, ” video tidak dijadikan barang bukti dalam persidangan, pelaku lebih dari sembilan orang namun yang dijadikan tersangka 9 oranh, barang bukti seperti motor dan yang melindas korban juga tidak di hadirkan, serta pelaku yang memukul korban memakai pot bunga juga tidak di tangkap oleh polres singkawang.” Kata Wanto.

Kalau pelaku di lihat dalam vidio itu kurang lebih 20 orang namun yang di tangkap hanya 9 orang katanya

Selain itu juga Wanto meminta rekontruksi ulang dan salah satu pelaku kenedi yang membawa pisau juga tidak di tahan.

Jelani Christo menambahkan ada nama tersangka yang tidak dicantumkan nama bin nya jadi anak siapa? “Ini perlu diungkap, termasuk dugaan keterlibatan oknum aparat.” Tegasnya.

Dirinya meminta agar polda kalbar turun langsung supaya kasus ini benar benar terungkap dan para pelaku di hukum seberat beratnya. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed