by

Lindungi Generasi Penerus, Camat Sungai Kakap Gencarkan Sosialisasi Perlindungan Anak dan Perempuan

Kubu Raya, Media Kalbar

Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos., memanfaatkan momentum acara pelepasan siswa-siswi kelas VI SDN 08 Sungai Kakap Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk menyampaikan pesan penting kepada para orang tua terkait meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah Kecamatan Sungai Kakap.

‎Usai menghadiri kegiatan pelepasan yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Kecamatan Sungai Kakap,Kamis(4/6/2026)
‎Junaidi mengatakan dirinya sengaja meluangkan waktu untuk hadir karena ingin menyampaikan secara langsung kepada para orang tua mengenai pentingnya pengawasan dan perhatian terhadap anak-anak.

‎”Hari ini saya sengaja hadir karena ada pesan penting yang harus saya sampaikan.Kepada Orang tua, guru, dan wali murid yang hadir dalam kegiatan ini, sehingga menjadi kesempatan yang baik untuk mengingatkan kita semua agar lebih peduli terhadap anak-anak,” ujarnya.

‎Menurut Junaidi, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kecamatan Sungai Kakap menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Polres Kubu Raya, pada tahun 2023 tercatat 14 kasus dengan 14 tersangka. Sementara pada tahun 2024 jumlah tersebut meningkat menjadi 49 kasus dengan 50 tersangka.

‎”Grafik kasus ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ini menjadi peringatan bagi kita semua. Rata-rata kejadian terjadi di luar jam sekolah, sehingga peran dan pengawasan orang tua menjadi sangat penting,” katanya.

‎Ia menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dilindungi dari berbagai hal yang dapat merusak masa depan mereka. Karena itu, orang tua diharapkan mengetahui lingkungan pergaulan anak, aktivitas sehari-hari, waktu pulang ke rumah, hingga penggunaan telepon genggam dan media sosial.

‎”Siapa teman bergaulnya, jam berapa pulang ke rumah, serta penggunaan handphone harus diketahui dan dibatasi dengan baik. Jika kita menjaga anak-anak dengan penuh perhatian, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak baik, dan menjadi harapan masa depan Kecamatan Sungai Kakap,” tambahnya.

‎Sebagai bentuk respons terhadap tingginya angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Kecamatan Sungai Kakap telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kubu Raya.

‎Junaidi menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya mengundang dan meminta fasilitasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi perlindungan perempuan dan anak di Kecamatan Sungai Kakap.

‎”Kami mendapat respons positif dari Ibu Kepala Dinas. Sosialisasi kemudian dilaksanakan di Aula Gedung Serbaguna Kecamatan Sungai Kakap dengan melibatkan kepala desa, perwakilan orang tua, dan berbagai unsur masyarakat.
‎Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Sungai Kakap,” jelasnya.

‎Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kecamatan Sungai Kakap berharap kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua, semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak-anak.”(Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed