Jakarta, Media Kalbar
Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui sub holding PTPN IV PalmCo mendistribusikan lebih dari 150 ton daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran paket daging ini menjangkau puluhan kabupaten dan kota yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.
Di saat sebagian besar masyarakat merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan bersilaturahmi bersama keluarga, pemandangan berbeda justru terlihat di berbagai unit kerja PTPN IV PalmCo. Ratusan karyawan menjadi panitia kurban perusahaan bahu-membahu memotong, mengemas, hingga mendistribusikan puluhan ribu paket daging kepada masyarakat prasejahtera sedari subuh.
Tahun ini, PTPN IV PalmCo mendistribusikan lebih dari 1.900 ekor hewan kurban. Untuk memastikan distribusi berjalan cepat, tertib, dan efektif, panitia menerapkan sistem penukaran kupon di berbagai titik lokasi penyembelihan.
Penerapan skema kupon oleh panitia pada dasarnya bertujuan untuk menjaga ketertiban di lokasi, namun pihak perusahaan menyadari tidak semua penerima manfaat bisa datang mengambilnya secara langsung karena keterbatasan fisik maupun akses pengambilan.
Terlebih lagi, sebagai perusahaan dengan fokus usaha di bidang perkebunan kelapa sawit, sebagian besar wilayah operasional PTPN IV PalmCo berada di kawasan pedesaan. Jarak tempuh dan kondisi geografis ini sering kali menjadi kendala tersendiri bagi warga, khususnya kelompok masyarakat prasejahtera yang berusia lanjut.
Guna menyiasati tantangan tersebut, para karyawan berinisiatif melakukan aksi jemput bola dengan mengantarkan paket daging kurban langsung ke rumah warga (door-to-door).
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa kombinasi metode distribusi ini disesuaikan dengan kondisi demografis wilayah operasional perusahaan.
“Operasional PTPN IV PalmCo mayoritas berada di pedesaan karena fokus usaha kami di sektor perkebunan kelapa sawit. Oleh karena itu, distribusi 120.000 paket daging ini disesuaikan agar benar-benar menyentuh masyarakat desa di sekitar kebun. Penggunaan kupon membantu efisiensi di lokasi, sementara pengantaran langsung memastikan kelompok rentan dan lansia tetap mendapatkan haknya tanpa perlu mengantre,” ujar Jatmiko.
Kegiatan distribusi ini melibatkan kepanitiaan dari unsur karyawan di berbagai wilayah. Kepala Divisi TJSL PTPN IV PalmCo, Ridho Asril, menjelaskan bahwa proses logistik sudah berjalan sejak sebelum hari raya, terutama untuk pengantaran hewan ternak hidup ke lembaga-lembaga sosial di wilayah perkotaan dan pinggiran kota.
“Pada H-1 Idul Adha, tim kami melakukan pengantaran hewan kurban ke beberapa lembaga dan yayasan Islam di daerah Jonggol, Gunung Sindur, Sawangan, hingga Condet. Menghadapi volume kendaraan dan lalu lintas jalanan Jabodetabek menjelang hari raya merupakan tantangan tersendiri, namun pengantaran harus diselesaikan agar hewan tiba tepat waktu di lokasi sasaran,” jelas Ridho.
Pelaksanaan distribusi secara langsung juga dilakukan di luar Pulau Jawa. Di Pontianak, Kalimantan Barat, Ketua Panitia Kurban PTPN IV Regional V, Gusti Dharma Hidayat, menyampaikan bahwa para karyawan turut serta mendatangi pemukiman warga setelah proses penyembelihan selesai.
“Sebagian besar warga mengambil daging menggunakan kupon yang telah disediakan panitia. Namun, kami juga mengalokasikan waktu dan tenaga untuk mengantarkan beberapa paket daging secara langsung ke rumah warga penerima yang sudah lansia di sekitar wilayah kerja,” kata Gusti, yang juga berstatus sebagai karyawan PTPN IV.
Metode pengantaran langsung ini dinilai memberikan kemudahan bagi warga di pedesaan. Amir, salah seorang warga Dusun Grogol, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, menyebutkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu keluarganya. “Bantuan daging kurban ini diantarkan langsung ke tempat kami. Bagi warga dusun, ini sangat bermanfaat,” tuturnya.
Selain warga di sekitar perkebunan, penyaluran juga mencakup institusi pendidikan. Di Pondok Pesantren AR Rahman Insan Kamil, perwakilan dewan guru, Zatila Falik Jauhar Ahmad, mengonfirmasi penerimaan bantuan tersebut.
“Daging kurban ini kami alokasikan untuk anak-anak santri, termasuk yatim piatu, serta masyarakat kurang mampu di lingkungan pesantren. Kami berharap pemenuhan kebutuhan gizi ini membawa manfaat bagi semua pihak,” kata Zatila.
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, bantuan hewan kurban turut disalurkan melalui Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatul Ilmi di Sawangan, Depok. Salah satu perwakilan mahasiswa menyatakan bahwa daging kurban dikelola oleh panitia mahasiswa untuk diteruskan kepada warga sekitar.
“Daging kurban ini langsung kami proses dan distribusikan kepada kaum fakir miskin dan warga dhuafa di sekitar wilayah Sawangan. Bantuan ini ditujukan agar mereka yang kurang mampu dapat turut merasakan manfaat dari momentum hari raya ini,” ujarnya. (Mbis/MK)











Comment