by

Misi Dagang Dan Investasi Jatim – Kalbar Dibuka: Target Transaksi Tembus Triliunan

*Gubernur Khofifah & Gubernur Norsan Sepakat Perkuat Hilirisasi dan Kerja Sama Ekonomi

PONTIANAK, Media Kalbar

Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Barat resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Gubernur Kalbar H. Ria Norsan di Hotel Novotel Pontianak, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya konkret memperkuat sinergi ekonomi antar daerah untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan.

Kegiatan dihadiri Gubernur Jatim, Gubernur Kalbar, Ketua TP PKK Kalbar yang juga Bupati Mempawah, Pimpinan DPRD Jatim dan Kalbar, pimpinan OPD kedua provinsi, instansi vertikal, Ketua KADIN Kalbar dan Jatim, asosiasi usaha, serta para pelaku usaha.

Total ada 162 pelaku usaha yang terlibat, terdiri dari 100 pelaku usaha dari Kalbar dan 62 pelaku usaha dari Jatim. Komoditas yang ditawarkan meliputi pertanian, perkebunan, kelautan, jasa dan investasi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatanganan PKS antar OPD dua Provinsi, Asosiasi usaha dari 2 Provinsi, dan pelaku usaha dari 2 Provinsi.

Gubernur Norsan: Kalbar Belajar dari Jatim
Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar H. Ria Norsan menyampaikan kegiatan ini menjadi berkah bagi peningkatan kerja sama antara Kalbar dan Jawa Timur.

“Ke depan diharapkan ditingkatkan lagi. Saat ini Kalbar banyak menerima dari memberi ke Jawa Timur. Ini kita belajar dari Jawa Timur,” ujar Norsan.

Gubernur Khofifah: Transaksi Capai Rp2,3 Triliun
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Misi Dagang ini juga mempertemukan Cipayung Plus Jatim dan Kalbar.

“Semua bisa menguatkan antara Jatim dan Kalbar, termasuk hilirisasi industri. Maju bersama, hebat bersama, makmur bersama,” ungkap Khofifah.

Ia juga mengajak para peternak Kalbar untuk menjadi Inseminator sapi. “Jika Kalbar mau mengirim tim budidaya sapi, di Jatim ada diseminasi buatan, ada kegiatan Inseminator sapi. Kalau Jatim dan Kalbar bisa maka akan siap swasembada daging dalam 3 tahun bisa, ” ungkap Khofifah.

“Ini juga menjahit NKRI, menjahit Indonesia,” katanya.

Khofifah merinci, hingga saat ini total transaksi pada Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar mencapai Rp2,3 triliun. Dari jumlah tersebut, nilai investasi mencapai Rp885 miliar. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed