by

Penguatan Kapasitas HAM Bagi Masyarakat, Tekankan Layanan Kesehatan Sebagai Hak Asasi

⁩Pontianak, Media Kalbar – Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimat Tengah mengelar kegiatan Penguatan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Komunitas yang dirangkai dengan Cek Kesehatan Gratis, bertempat di Cafe 1/2 Kopitiam, Pontianak, Jumat (15/8).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Farida Wahid, yang juga menjadi narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh terhadap pemenuhan hak atas kesehatan bagi penyandang disabilitas.
“Pemenuhan hak atas kesehatan merupakan bagian tidak terpisahkan dari hak asasi manusia. Penyandang disabilitas berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara, tanpa diskriminasi, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016,” ungkap Farida Wahid.

Untuk memastikan penyampaian materi yang inklusif, kegiatan ini juga menghadirkan juru bahasa isyarat, sehingga peserta tuli dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik.

Acara ini diikuti oleh berbagai komunitas, antara lain Komunitas Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan KoPeTa (Komunitas Pemuda Pelajar Pecinta HAM). Mereka berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi medis dengan fasilitas ramah disabilitas.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, setelah kegiatan para peserta juga menerima paket sembako yang diserahkan langsung oleh panitia. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima, khususnya dari kalangan penyandang disabilitas.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi agenda rutin. “Kami ingin memastikan penguatan HAM, dukungan kesehatan, dan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas terus berlanjut dan menjadi prioritas bersama,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk membangun masyarakat yang inklusif, setara, dan bebas diskriminasi, di mana setiap warga negara mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan pemenuhan hak yang sama. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed