Kubu Raya, Media Kalbar — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) sebagai bagian dari proses kaderisasi formal organisasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat (26/12/2025), bertempat di Parit Adam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
PKD merupakan tahapan awal kaderisasi PMII yang bertujuan membentuk kader mahasiswa yang memiliki integritas, pemahaman keislaman dan kebangsaan, serta kepekaan sosial. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UNU Kalbar yang menunjukkan antusiasme tinggi selama seluruh rangkaian pelatihan berlangsung.
Pembukaan PKD PMII UNU Kalbar dihadiri sejumlah pimpinan universitas dan pengurus organisasi. Hadir langsung Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, Prof Dr Sukino M Ag., Kepala Biro UNU Kalbar Zikal Okta Syahria SE MM., serta Ketua Pengurus Cabang PMII Kubu Raya, Muhammad Isromi.
Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Kubu Raya Muhammad Isromi menegaskan, kaderisasi merupakan jantung organisasi PMII. PKD tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga ruang strategis untuk membentuk kader yang memiliki militansi, kedalaman intelektual, dan komitmen perjuangan. Ia menilai keberlanjutan PMII sangat ditentukan oleh kualitas proses kaderisasi yang dijalankan secara konsisten dan terarah.
Sementara itu, Rektor UNU Kalbar Prof Sukino M Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKD tersebut. Ia menilai organisasi kemahasiswaan seperti PMII memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang seimbang antara kecerdasan intelektual, integritas moral, dan kepedulian sosial. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
Selama pelaksanaan PKD, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang padat dari pagi hingga malam hari. Materi yang disampaikan mencakup sejarah dan identitas PMII, Nilai Dasar Pergerakan, ke-NU-an dan keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah, kepemimpinan dan keorganisasian, hingga analisis sosial dan peran strategis mahasiswa. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, mencerminkan semangat kritis peserta dalam merespons berbagai isu keumatan dan kebangsaan.
Pada hari ketiga, salah satu pemateri yang dihadirkan adalah Marhamah, dosen UNU Kalbar. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran intelektual mahasiswa serta integritas kader PMII dalam dunia akademik dan sosial. Sesi tersebut berlangsung komunikatif dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi dari peserta.
Ketua panitia PKD PMII UNU Kalbar, Khoirul menyampaikan, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh panitia yang telah melakukan persiapan secara matang. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut membantu kelancaran kegiatan, baik secara moril maupun materil.
Rangkaian PKD ditutup dengan prosesi pengikraran kader PMII yang berlangsung khidmat. Prosesi tersebut menandai diterimanya peserta sebagai kader PMII yang siap berproses dan berkontribusi dalam organisasi, kampus, serta masyarakat. PMII UNU Kalbar berharap melalui PKD ini dapat melahirkan kader-kader yang berintegritas, berdaya intelektual, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. (*/Amad)











Comment