by

Raker I DAD Pontianak Barat: Inventarisir Potensi Masyarakat Dayak Dan Rencana Sekolah Adat

Pontianak, Media Kalbar

“Menginventarisir seluruh masyarakat Dayak di Kecamatan Pontianak Barat, dari segi politis untuk bisa satu kursi, dengan harapan bisa mendukung caleg dari Dayak sendiri hingga bisa satu kursi.”

Hal ini disampaikan Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, SH kepada sejumlah awak media usai membuka Raker 1 DAD Pontianak Barat, Sabtu (4/11)

Yohanes Nenes juga berpesan agar dalam menghadapi tahun politik tetap jaga harmonisasi di Kota Pontianak, ketentraman dan kedamaian tetap di jaga, ” jangan saling sikut karena beda dukungan, kita tetap jaga Kota Pontianak milik kita bersama.” Ujarnya.

Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Pontianak Barat melaksanakan Rapat Kerja (Raker) I di Hotel Borneo Pontianak, Sabtu (4/11), Yohanes Nenes berharap bisa merumuskan program kerja yang baik, kedepan ada Natal Dayak, Naik Dango yang bisa dilaksanakan bersama dan disosialisasikan.

Dikesempatan yang Sama Ketua DAD Kecamatan Pontianak Barat, Yohanes Supriadi, SE., menuturkan beberapa program yang akan dirumuskan dan diputuskan dalam Raker 1 DAD Pontianak Barat, antaranya, Rencana menyelenggarakan Sekolah adat untuk para generasi muda agar faham adat istiadat dan bahasa Dayak.

“Kemudian Restrukturisasi Kelembagaan Hukum Adat di Kecamatan Pontianak Barat, dimana di 4 Kelurahan akan membentuk fungsionaris Adat.” Katanya.

Selain itu dibahas jugan Pun Rising organisasi, akan dumulai iuran untuk organisasi sehingga mandiri.

Raker I DAD Kecamatan Pontianak Barat dibuka langsung Ketua DAD  Kota Pontianak, Yohanes Nenes, SH, dihadiri DAD Provinsi Kalbar, Dewan Penasehat DAD Kota Pontianak, DR. Alexius Akim dan sejumlah tokoh masyarakat Dayak serta Peserta Raker yang mencapai 50 orang.

Laporan Ketua Panitia Ellysius Aidy menerangkan bahwa pelaksanaan Raker 1 DAD Kecamatan Pontianak sesuai AD/ART DAD dan juga dasar SK dari DAD.

Dewan Penasehat DAD Kota Pontianak, Dr. Alexius Akim berpesan saat menyampaikan sambutan agar Raker tersebut bertumpu pada bagaimana pelestarian Budaya Dayak, membuat program jangan muluk-muluk, tapi program yang baik dan bisa dilaksanakan.

Terkait Potensi Masyarakat Dayak di Kota Pontianak, menurut Akim yang juga Caleg DPR RI dapil 1 Kalbar dari PSI ini, dengan jumlah 56.000 lebih bisa 9 anggota DPRD Kota Pontianak. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed