by

Ratusan Warga Gang Purnawirawan Datangi BPN Kubu Raya, Pertanyakan Pengukuran Lahan Tanpa Koordinasi

Kubu Raya, Media Kalbar

Ratusan warga RT 006/RW 008 Gang Purnawirawan 2, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kubu Raya, Jumat (26/6/2026).

‎ Kedatangan warga yang diperkirakan berjumlah sekitar 100 orang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua RT 006/RW 008, Wahyu Hariyanto yang akrab disapa Akang, serta didampingi Kepala Dusun setempat.

‎Kedatangan warga bertujuan untuk meminta penjelasan terkait kegiatan pengukuran lahan di wilayah mereka yang dilakukan tanpa menghadirkan Ketua RT maupun melakukan koordinasi dengan RW dan pemerintah desa.

‎Menurut keterangan warga, sehari sebelumnya petugas melakukan pengukuran lahan di kawasan Gang Purnawirawan 2. Namun, kegiatan tersebut dinilai tidak transparan karena tidak ada pemberitahuan kepada perangkat lingkungan setempat.

‎Warga mengaku keberatan lantaran pengukuran dilakukan tanpa melibatkan pihak yang mengetahui kondisi wilayah dan batas-batas lahan warga. Selain itu, warga juga mempertanyakan kehadiran aparat yang mengawal kegiatan pengukuran tersebut

‎Ketua RT 006/RW 008, Wahyu Hariyanto atau Akang, kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menerima pemberitahuan maupun undangan terkait kegiatan pengukuran yang dilakukan di wilayahnya.

‎”Kami tidak pernah menolak proses pengukuran tanah. Namun, sebagai Ketua RT, saya seharusnya diberitahu dan dilibatkan. Apalagi ini menyangkut lahan warga di lingkungan kami. Jangan sampai ada pengukuran yang dilakukan tanpa koordinasi dengan RT, RW maupun pemerintah desa karena dapat menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

‎Akang menegaskan bahwa warga hanya menginginkan keterbukaan dan kepastian prosedur dalam setiap proses administrasi pertanahan. Menurutnya, koordinasi dengan perangkat lingkungan merupakan hal penting agar seluruh proses berjalan tertib dan tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.

‎Sementara itu, warga yang hadir berharap pihak BPN Kabupaten Kubu Raya dapat memberikan penjelasan resmi terkait dasar pelaksanaan pengukuran tersebut serta memastikan seluruh tahapan yang berkaitan dengan lahan masyarakat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

‎Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan tertib. Warga berharap permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog dan komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak terkait.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPN Kabupaten Kubu Raya masih diharapkan memberikan keterangan resmi guna menjelaskan kronologi serta prosedur pelaksanaan pengukuran lahan yang menjadi keberatan warga tersebut. (Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed