KUBU RAYA, Media Kalbar — Arahan Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal) Laksamana Muda TNI TNI Ariantyo Condrowibowo, M.Tr.Opsla agar para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) angkatan 66 Seskoal turun di wilayah terdampak terlaksana dengan baik.
Kelompok 1 Pasis Dikreg 66 Seskoal yang bertugas di wilayah Kubu Raya misalnya selain memberikan penyuluhan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak.
Jika sebelumnya Pasis Seskoal dibawah bimbingan Perwira Pendamping (Paping) Kolonel Marinir Widarta Kusuma, M.Tr. Opsla menyalurkan bantuan sosial di Kecamatan Sungai Raya, kini berlanjut di Panti Asuhan Amal Jariyah Rasau Jaya, Sabtu (5/2026).
Paping Pasis Dikreg 66 Seskoal, Kolonel Marinir Widarta Kusuma mengatakan bencana karhutla telah menganggu aktivitas ekonomi warga maka selain ajakan pencegahan pihaknya juga menebar kepedulian.
“Kami mendorong agar karhutla dicegah sedini mungkin, maka kami lakukan penyuluhan agar kesadaran tumbuh. Tapi kami juga terpanggil untuk memberikan sentuhan bantuan sosial kepada warga terdampak,” ujarnya.
Dijelaskan, bantuan dari Danseskoal ini menjadi bukti kedekatan TNI AL kepada masyarakat sehingga tekadnya kehadirannya dapat memberikan manfaat.
“Bantuan dari Danseskoal ini adalah komitmen dan kedekatan TNI AL dengan masyarakat. Karena hadirnya TNI AL dituntut untuk dapat memberikan manfaat sebanyak-banyaknya,” jelas Kolonel Widarta.
Kepedulian Pasis Dikreg 66 Seskoal itupun membuat ceria puluhan anak yatim yang ada di Panti Asuhan Amal Jariyah Rasau Jaya.
Mereka menerima sejumlah sentuhan dari sembako, sarung dan juga selimut.
Sedangkan dalam rangkaian kegiatan itu juga diberikan penyuluhan dan pencegahan karhutla oleh Pasis Dikreg 66 Seskoal, Mayor Laut (P) Umar Dhani.
Pihaknya menyerukan agar masyarakat melakukan langkah preventif agar karhutla tidak kembali terjadi.
“Bicara dampak yang ditimbulkan akibat karhutla bukan hanya kesehatan melainkan juga aktivitas ekonomi. Disinilah kami mengajak warga untuk tidak mengelola lahan dengan cara membakar. Selain itu cara-cara antisipatif agar titik api tidak meluas,” ujar dia.
Mayor Umar Dhani menyebut, jika langkah-langkah deteksi dini termasuk patroli desa berjalan diyakini karhutla dapat dicegah.
“Kesadaran dan kepedulian warga juga turut membantu pencegahan karhutla diantaranya deteksi dini, patroli dan lapor cepat. Maka mari kita tingkatkan kesadaran bersama,” tegasnya.
Sementara itu pelaksanaan operasi di lapangan dipimpin oleh Komandan Korp Siswa (Dankorsis) Kolonel Laut (P) Memet Kurniawan, M.Tr.Opsla dengan tanggung jawab penuh atas koordinasi upaya pemadaman titik api serta distribusi bantuan kepada warga terdampak.
Berikut nama-nama Kelompok 1 Pasis Dikreg 66 Seskoal yang bertugas di Kubu Raya
1. Perwira Pendamping, Kolonel. Mar. Widarta Kusuma, M.Tr.Opa
2. Mayor Laut (P) Umar Dhani
3. Mayor Laut (T) Agus Damarjaya, M.Han
4. Mayor Laut (S) B. Wiratsangka, M.Tr.Ap
5. Mayor Laut (E) Irmas Asdam
6. Mayor Laut (S) Aji Pratama Putra, S.S.T.Han
7. Mayor Laut (KH) M.Cholilurohman Bayu Murti, M.Psi
8. Mayor Laut (P) Robi Dwi Wijatmiko
9. Mayor Laut (E) Rosi Achmad Muzami, S.ST.Han
10. Mayor Laut (S) Agung Hadi Prasetyo
11. Mayor Laut (S) Ferry Dhian Cahyadi
12. Mayor. Mar Robertus Panggah Dani.C, S.ST.Han
13. Mayor Laut (KH) Atiq Alfiansyah Arifin
(*/Amad)











Comment