Landak, Media Kalbar
Mengedepankan serta menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. Ibrahim MYH, NCW Investigator Kalimantan menerima informasi langsung dari Sumanto hari ini, Sabtu tanggal 9 Mei 2026 yang kebetulan dia sedang berada di kebunnya seluas selitar 4,5 Ha di Dusun Perompong, Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

“Sumanto menjelaskan, bahwa keempat orang yang mencuri TBS Sawitnya atas suruhan Asisten III PT. GAM,” kata Ibrahim MYH kepada Media Kalbar di Pontianak, Sabtu (9/5).
Dikatakan Ibrahim MYH, bahwa menurut penjelasan Sumanto, bahwa TBS Sawit yang dicuri tersebut di dalam area kebun Sumanto yang sudah lama melarang siapapun mengambil Sawitnya tersebut.
“Oleh Sumanto, kebun sawitnya seluas 4,5 Ha tersebut telah dipagarnya pertanda larangan dan siapapun tidak boleh mengambil TBS Sawit nya di dalam pagar tersebut sebelum ada penyelesaian kesepakatan antara PT GAM dengan Sumanto,” ujarnya.
Dijelaskan Ibrahim MYH, bahwa pihaknya sudah pernah mendatangi Pihak PT GAM di Kantor Estate Desa Tebedak beberapa bulan lalu bersama Sumanto, menyarankan agar PT GAM harus bisa merajut kembali hubungan dengan Sumanto selaku Kontraktor PT GAM yang selama sebelum pergantian Manejer PT GAM yang baru, baik baik saja.
Setelah pergantian Manejer PT GAM yang baru sekarang, sepertinya Sumanto sudah tidak dihiraukan lagi, sehingga Sumanto sangat merasa kecewa.
“Padahal selama berdirinya Perusahaan Sawit PT GAM sejak awal hingga Kebun Sawit PT GAM berhasil seperti sekarang ini, adalah tak terlepas berkat dukungan Sumanto, karena memberikan dukungan atas teralisasinya Perkebunan Sawit PT GAM di wilayah tempat tinggalnya,” ungkap Ibrahim MYH.
Ibrahim MYH yang juga Mantan Anggota DPRD Kabupaten Landak sangat mengharapkan agar PT GAM bisa merajut kembali hubungan baik dengan Sumanto agar tak berpolemik yang berkepanjangan ketimbang menggunakan kontraktor dari luar.
Jika hal tersebut dibiarkan berlama lama tak terselesaikan oleh PT. GAM, akanlah bisa menimbulkan suatu hal yang tak diingini.
“Maka sebaiknya PT GAM harus merajut kembali hubungan baik dengan Sumanto demi terciptanya suasana yang kondusif di Perkebunan Sawit PT GAM,” tegasnya.
Ketua DPW NCW Kalimantan, Ibrahim MYH berharap sangat pada pihak PT GAM hendaknya bijak mengatasi masalah hubungan PT GAM dengan Sumanto semoga terajut kembali dengan baik. (Amad)











Comment