SAMBAS, Media Kalbar
Rangkaian tradisi penyambutan Kapolres Sambas yang baru, AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., dilanjutkan dengan kegiatan Laporan Kesatuan dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Sambas dari AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H. kepada pejabat baru yang berlangsung di Aula Dhira Wijaya Polres Sambas pada Senin (3/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat lama dan pejabat baru Kapolres Sambas, Pejabat Utama (PJU) Polres Sambas, para Kapolsek jajaran, para Kanit Polres dan Kanit Polsek jajaran Polres Sambas, dengan jumlah peserta sekitar 180 personel. Laporan kesatuan menjadi bagian penting dalam proses estafet kepemimpinan guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi organisasi, situasi keamanan, serta tantangan yang dihadapi di wilayah hukum Polres Sambas.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan laporan perwira yang ditunjuk, pembacaan doa, sambutan pejabat lama yang disertai penyampaian laporan kesatuan, sambutan pejabat baru, penandatanganan memori serah terima jabatan Kapolres Sambas, laporan penutup, serta diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Seluruh prosesi berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam arahannya, AKBP Wahyu Jati Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan personel yang telah menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan sertijab. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan AKBP Sanny Handityo akan mampu membawa Polres Sambas semakin maju karena memiliki pengalaman dan kapasitas kepemimpinan yang baik untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.
AKBP Wahyu Jati Wibowo turut memaparkan kondisi wilayah Kabupaten Sambas sebagai daerah perbatasan Indonesia–Malaysia yang memiliki karakteristik strategis. Ia menjelaskan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sambas dalam kondisi aman dan kondusif. Selain itu, ia memaparkan kondisi geografis, demografis, dinamika politik, ekonomi, sosial budaya, hingga tantangan pengamanan kawasan perbatasan, termasuk keberadaan jalur tidak resmi serta rencana pengoperasian Pos Lintas Batas (PLB) di wilayah Temajuk.
Dalam laporan kesatuan tersebut juga disampaikan kondisi organisasi Polres Sambas, mulai dari kekuatan personel yang berjumlah 658 orang, kesiapan sarana dan prasarana operasional yang secara umum dalam kondisi siap pakai, hingga realisasi dukungan anggaran yang telah mencapai lebih dari 54 persen. Seluruh informasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pejabat baru dalam melanjutkan pelaksanaan tugas kepolisian di Kabupaten Sambas.
Sementara itu, Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. menyampaikan terima kasih atas laporan kesatuan yang telah diberikan sebagai dasar dalam melanjutkan kepemimpinan di Polres Sambas. Ia mengajak seluruh personel untuk menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, setiap anggota Polri merupakan satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga citra institusi melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berintegritas.
AKBP Sanny Handityo juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan internal, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Sambas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Ia berharap seluruh pejabat utama, Kapolsek, dan personel Polres Sambas dapat memberikan dukungan penuh dalam menjalankan tugas, sehingga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sambas dapat terus terpelihara.
Kasihumas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono, mengatakan bahwa kegiatan laporan kesatuan merupakan bagian penting dalam proses serah terima jabatan Kapolres sebagai bentuk kesinambungan kepemimpinan, penyampaian kondisi riil satuan, serta penguatan koordinasi internal. Melalui kegiatan tersebut diharapkan program-program Polres Sambas dapat terus berjalan secara optimal, sejalan dengan komitmen Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional kepada masyarakat. (*/Amad)











Comment