Ketapang, Media Kalbar
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Ketapang kunjungan silaturahim Syawal di Pondok Pesantren Manbaul Khairat, di Kelurahan Kauman Ketapang, Senin (23/3/2026).
Ketua LDII Ketapang, Tunggono, M.MPd mengatakan silaturahim ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan umat pasca-Ramadan.
“Alhamdulillah selama ini jalinan ukhuwah sesama umat sudah baik. Maka silaturahim ini bukan sekedar tradisi tahunan melainkan momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah dan merawat kekompakan umat,” jelasnya.
Dikatakan, adanya perbedaan di tingkat furu’iyah ada sebuah keniscayaan, namun tidak perlu lagi diperdebatkan, melainkan titik temu yang semestinya diutamakan.
“Akhir-akhir perbincangan di media sosial tak sedikit yang mempersoalkan adanya perbedaan, seperti soal 1 Syawal kemarin. Disinilah diperlukan peran pimpinan ormas atau tokoh-tokoh agama termasuk pimpinan pesantren,” kata Tunggono.
Pendapat dia, jika tidak segera dikelola dengan baik perselisihan di dunia maya dapat bergeser ke dunia nyata.
“Perdebatan itu mesti diakhiri, kawatir perselisihan dari dunia maya bergeser ke dunia nyata, efeknya kerukunan umat juga bakal terganggu. Ini yang mesti dicegah dan diantisipasi,” imbuh dia.
Hal serupa juga ditegaskan Pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Khairat, DR. KH. Abdullah Al Faqir, yang turut menyerukan agar ukhuwah terus ditingkatkan.
Ia menilai silaturahim menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial dan mempererat persaudaraan.
“Silaturahim seperti ini sangat penting untuk membangun kebersamaan dan memperkuat nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar sinergi antara pesantren dan lembaga dakwah terus ditingkatkan dalam membina umat dan mencetak generasi berakhlak mulia.
“Jalinan ukhuwah ini mesti diperkuat dengan sinergisitas dengan kelembagaan yang ada baik Omas dan pesantren. Jika mampu kolaborasi maka itulah wujud nyata dari jalinan ukhuwah, karena sudah satu frekuensi,” ujar KH. Abdullah.
Dirinya juga turut berterima kasih dengan seluruh ormas Islam termasuk LDII dan Pimpinan Hidayatullah yang sudah melakukan silaturahim dan memiliki komitmen merawat kerukunan.
“Sampaikan salam kami dengan seluruh pimpinan ormas Islam, dan komitmen menjaga kerukunan umat harus tertanam dalam diri kita semua,” jelasnya.
Melalui momentum Syawal ini, Ponpes Mambaul Khairat, LDII, Hidayatullah termasuk seluruh komponen Ketapang berharap semangat ibadah Ramadan dapat terus terjaga, sekaligus menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis. (*/Amad)











Comment