Kubu Raya, Media Kalbar – Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Rasau Jaya usai tiba dari Kuching, Malaysia, setelah menghadiri Borneo International Halal Showcase. Setibanya di Bandara Supadio, Bupati langsung menuju Pelabuhan Rasau JayaKamis(23/7/2026) didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perikanan, unsur Forkopimda, serta jajaran terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan melakukan penataan Pelabuhan Rasau Jaya secara menyeluruh agar menjadi kawasan yang tertib, nyaman, bersih, dan representatif.
”Penataan ini bukan hanya sekadar mempercantik kawasan, tetapi membangun wajah baru Pelabuhan Rasau Jaya sebagai gerbang transportasi air yang tertata dengan baik,” ujar Bupati.
Penataan akan meliputi area parkir, taman, tenda dan kios pedagang, ruang tunggu penumpang, pusat bisnis, hingga optimalisasi penerapan Peraturan Daerah Kabupaten Kubu Raya Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Bupati meminta Dinas PUPR segera menyelesaikan seluruh pekerjaan fisik sebelum 8 Agustus 2026. Pasalnya, pada tanggal tersebut Pelabuhan Rasau Jaya akan menjadi lokasi pelaksanaan Derma Raja Sunset Festival, yang dipastikan akan menghadirkan komedian Cak Lontong beserta sejumlah artis nasional.
Menurutnya, festival tersebut menjadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kawasan Derma Raja sekaligus memperkenalkan wajah baru Pelabuhan Rasau Jaya.
Dalam peninjauan itu, Bupati juga menginstruksikan agar Kantor Dinas Perhubungan difungsikan kembali sebagaimana mestinya. Area yang sebelumnya ditempati pedagang akan dijadikan lahan parkir, sementara kios-kios yang telah dibongkar akan dibangun kembali dengan tata letak yang lebih rapi dan seragam. Ruang tunggu penumpang juga sedang diperbaiki dan dicat ulang, sedangkan pusat bisnis akan ditata ulang dengan pembangunan jalur masuk dan keluar serta tangga yang lebih representatif.
Selain itu, Bupati meminta Dinas Perikanan mengkaji potensi pengembangan keramba sebagai bagian dari penguatan sektor perikanan sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata di kawasan tersebut.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ingin mengubah citra pelabuhan yang selama ini identik dengan kondisi kumuh, semrawut, adanya calo, pungutan liar, maupun aksi premanisme.
”Kami ingin Pelabuhan Rasau Jaya memiliki wajah seperti bandara, tertata, bersih, rapi, aman, tidak ada calo, tidak ada preman, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung,” tegasnya.
Menurutnya, pelabuhan yang tertata akan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar, mulai dari meningkatnya nilai ekonomi kawasan, berkembangnya investasi, naiknya harga tanah, hingga tumbuhnya aktivitas perekonomian masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja secara terpadu. Dinas Perhubungan bertanggung jawab terhadap pengelolaan pelabuhan, Dinas PUPR menangani pembangunan fisik, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan melakukan pembinaan pedagang, Satpol PP bertugas menjaga ketertiban, sementara Dinas Pariwisata menyiapkan pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata.
”Semua harus berkolaborasi. Setelah pelaksanaan Derma Raja Sunset Festival pada 8 Agustus nanti, penataan ini harus terus berlanjut sehingga Pelabuhan Rasau Jaya benar-benar menjadi kawasan yang tertib, indah, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kubu Raya,” pungkas Bupati.(Ismail)
Tinjau Pelabuhan Rasau Jaya, Bupati Kubu Raya Targetkan Penataan Menyeluruh Sebelum Derma Raja Sunset Festival









Comment