by

Update DBD Sambas hingga Juli 2026: 17 Kasus, Nihil Kematian, Warga Diminta Gencarkan 3M Plus

Sambas, MEDIA KALBAR – Pemerintah Kabupaten Sambas melaporkan tidak terdapat penambahan kasus baru Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) berdasarkan pemutakhiran data hingga Jumat, 24 Juli 2026, pukul 16.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. H. Ganjar Eko Prabowo, M.M., menyampaikan bahwa jumlah kumulatif kasus positif DBD sejak 1 Januari hingga 24 Juli 2026 tercatat sebanyak 17 kasus.

Dari keseluruhan kasus tersebut, tidak terdapat pasien DBD yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas juga mencatat nihil kasus kematian akibat DBD sepanjang periode tersebut.

Meski tidak ada kasus baru DBD, terdapat satu kasus Dengue Fever (DF) di RSUD Sambas dan satu kasus DF di RSUD Pemangkat. Kedua kasus tersebut telah ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan.

Data Dinas Kesehatan menunjukkan tidak terdapat pasien DBD yang dirawat di RSUD Sambas, RSUD Pemangkat, RS Vincentius, RS St. Elisabeth, RS DKT, maupun RSD Harapan Bersama hingga 24 Juli 2026.

Walaupun perkembangan kasus masih terkendali, masyarakat diminta tidak lengah. DBD merupakan penyakit menular akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mengimbau masyarakat rutin melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas.

Langkah pencegahan lainnya meliputi penggunaan bubuk abate, kelambu dan obat antinyamuk, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak menumpuk atau menggantung pakaian bekas pakai di dalam kamar.

Pengasapan atau fogging dilakukan di sekitar tempat tinggal pasien positif DBD berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi. Masyarakat yang mengalami gejala mengarah pada DBD juga diminta segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.(Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed