by

Warga Keluhkan Kondisi Kerusakan Jalan Mekar Utama, Urgen dan Memprihatinkan

Ketapang, Media Kalbar

Kerusakan jalan Lingkungan menghambat perjalanan anak-anak Sekolah yang pergi menimba ilmu, di saat melewati kondisi jalan laksana Jalan ke sawah, Sepatu dan Celana apa lagi sepeda motor semua tak berbentuk dan kotor karena tanah timbunan Laterit yang sangat melekat lumpurnya menempel di sepatu dan Kaos kaki Anak-anak yang berangkat ke sekolah, di tambah lagi saat ibu-ibu ke pasar, semua sangat memprihatinkan dan Rawan akan kecelakaan, semua menghambat Akses kehidupan warga dengan Kondisi jalan lingkungan masyarakat yang rusak memprihatinkan di Jalan lingkungan Desa Mekar Utama Kec.Kendawangan Kab.Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) terutama Jalan Lingkungan Natur.2, RT.003-RT.001 Jln.H.Uti Asbandi.

Disampaikan asli tokoh Pemuda Masyarakat setempat Julkarnaing alias Jul dan Rahman pada MK Selasa (31/8/21),” Jalan Lingkungan Mekar Utama tidak mendapat perhatian dari Pemerintah untuk memperbaiki jalur utama ke perkampungan tersebut. Jalur akses menghubungkan dari Desa ke Desa tetangga dalam wilayah Kecamatan Kendawangan Kiri, itu merupakan jalan satu-satunya yang setiap hari dilalui oleh kendaraan beroda dua maupun empat. Kondisi kerusakan jalan sudah sekian lama tidak mendapat perhatian dari Anggota Dapil. VI DPRD Kab.Ketapang Kalbar, janji tinggallah janji di saat Kampanye dengan Janji-janji manis dengan Misi membangun Daerah, namun apa setelah terpilih dan duduk jangankan mau membangun untuk di temui aja susah,” ujarnya. ’’Inilah namanya Habis Manis Sepah di Buang, setelah terpilih dan di pilih menang dari pemilihan Bupati dan DPRD hanya janji semata tidak ada pembangunan jalan di Desa Mekar utama saat ini, kami Masyarakat Kecil dan Miskin Merasa Kecewa dan tertipu dengan Kontrak Politik janjinya,” paparnya lanjut Jul dan Rahman.

Ditekankan, tidak ada tendensi politik dalam perbaikan jalan di Desa kami, karena itu kewajiban sebagai wakil rakyat Dapil VI yang warga kami pilih. Kondisi kerusakan jalan sangat urgen bagi warga setempat. tidak ada perhatian dari Pemerintah untuk perbaiki akses utama Kota, Kecamatan dan Desa. berkomitmen sebagai wakil rakyat, kepedulian dan perhatian tidak saja pada konstituen dapil tempat pemilihannya, berhubungan kedepan, apabila ada hal kepentingan orang banyak sebagai wakil rakyat sudah jadi kewajiban membantu rakyat, ketika musim hujan tiba jalan yang berlubang tergenang air dan bercampur lumpur membuat warga kesusahan melewati jalan tersebut. Menyampaikan aspirasi agar Dinas terkait, penguasa terkait dan DPRD Dapil VI terkait dengan pokok-pokok pikiran (pokir), kira sudinya membangun jalan di Desa kami karena di saat musim hujan kami berkudangkan lumpur dan di saat musim kemarau kami kenyang makan debu, semoga saja DPRD Dapil VI terpilih dan Bapak Bupati yang terpilih serta sekian titik keberadaan perusahaan kakap yang bergerak di pertambangan maupun perkebunan bisa menyisihkan hak dan kewajibannya seperti bagi hasil, pajak Restribusi Daerah serta dana CSR bisa sudinya untuk membangun Desa kami dengan keuangan Fantastis tersebut di luar kontes keuangan Negara dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dan pokir serta pungutan dana pihak ketiga dari perusahaan yang berada di Kecamatan Kendawangan untuk bangun jalan akses Desa.”timpalnya Jul dan Rahman.*## (Yan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed