by

ASN LPSE “Dilibas” Polda Kalbar, Diapresiasi Aktivis LSM Dan Minta Aktor Intelektualnya Diungkap

Ketapang, Mediakalbarnews.com

OTT (Operasi Tangkap Tangan) oknum Pejabat ASN (Aparatur Sipil Negara) di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) oleh tim saber pungli Polres dan Polda Kalbar.

Mediakalbarnews.com melansir di salah satu Media Online, ikwalnya mendadak oknum ASN LPSE di tangkap dengan adanya indikasi OTT, diduga adanya Jual beli paket Proyek Tender dan paket proyek PL di LPSE, satuan Polisi Tim Polda Kalbar di Beckup satuan Reserse ujung tombak Polres Ketapang mencium indikasi Korupsi di internal dalam pengadaan satuan barang/jasa seputar proyek berkelas di lingkungan Pemda Ketapang.

Ketua LPSE “Subari beserta CS ” yang di tangkap satuan tim Saber Pungli Polda Kalbar pada hari Rabu (21/09/22) sore kemarin.

Informasi terhimpun, operasi senyap satuan tim saber pungli menangkap ‘ Oknum pejabat LPSE Ketapang Subari beserta rekan mitra kerjanya sebanyak 3 orang pejabat di Lingkungan LPSE di tangkap dan di angkut ke Polres Ketapang terindikasi kuat adanya potensi Pungli atau sejenisnya mengarah kejahatan Korupsi.

Awak Media menanyakan kepada Kasat Reskrim Polres Ketapang AKP Muhammad Yasin, namun beliau tidak bersedia menerangkan peristiwa OTT atau dugaan Korupsi berjema’ah yang terjaring dalam OTT tersebut, hanya menjawab pertanyaan wartawan dengan mengatakan,”Ada itu dari Polda, tapi saya tidak bisa merinci terkait apa dan masalah apa. Kita hanya menyediakan tempat saja. Mereka dari Polda Kalbar yang tangkap serta tangani” ujar Kasat Reskrim Yasin di Polres Ketapang.

Isu yang beredar Ketua LPSE “Subari CS” luarbiasa gentolnya dalam mengolah disentral dalam menentukan pemenang proyek lelang bernilai Puluhan Milyar. Kasus suap di bidang barang/jasa serta suap jual beli Proyek di LPSE merupakan Korupsi uang rakyat berkedok proyek PL dan proyek Tender di LPSE sudah bukan rahasia umum lagi.

Terpisah disampaikan Ketua Unit Lembaga WRC (WATCH RELATION of CORRUPTION) dan Pengawas Aset Negara Republik Indonesia Kabupaten Ketapang Kalbar ” Yan Pullar.” Dalam ruang lingkup mengawasi dan mempersempit ruang gerak para oknum antagonis yang merusak citra reputasi Pemerintah Daerah dengan kekuasaan Korupsi. Salam Bravo buat satuan Polisi Se-indonesia, sikat dan libas penjalim dan pengkhianat masyarakat dalam kekuasaan jabatan bersifat Korupsi.

Ditambahkan Jumadi dari LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia) kordinator Ketapang,” Saat ini Polisi dari Polda Kalbar menemukan Uang satu kantong plastic, semua di angkut ke Polres Ketapang. Kita merasa kecewa dengan kinerja oknum pejabat Daerah yang melakukan suatu perbuatan yang bersifat melawan hukum, apa lagi sampai Korupsi dalam wewenang kekuasaan dalam jabatan mengarahkan ke salah satu pemenang paket Proyek dengan cara ‘wanipiro’ kalau mau proyek Lelang di LPSE, itu sudah tak asing lagi di LPSE Ketapang Kalbar.” gerutunya Jumadi.

Kita bangga atas keberhasilan Polisi dari Polda dan Polres Ketapang bisa meringkus dan membumi-hanguskan Kejahatan para ASN di Pemerintahan yang Korupsi di LPSE di Ketuai Subari dan terjaring dalam OTT bersama 3 orang CS’nya.” timpalnya Jumadi. (Yan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed