by

Dinas Perikanan Sambas Targetkan 2028 Seluruh Nelayan Kecil Miliki Buku Pas Kecil

SAMBAS, Media Kalbar  – Dinas Perikanan Kabupaten Sambas melakukan koordinasi dengan KSOP Kelas III Sintete terkait rencana penerbitan Buku Pas Kecil bagi nelayan di Kabupaten Sambas.
Koordinasi tersebut dilakukan oleh Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Sambas, Agus Ishardi, didampingi Sekretaris DPC HNSI Kabupaten Sambas, Amirudin.

Agus Ishardi mengatakan, tahun ini pembuatan Buku Pas Kecil akan dilakukan sebagai program percontohan bagi nelayan di Kecamatan Selakau. Hal ini karena pendataan kapal dan nelayan di wilayah tersebut telah dilakukan secara menyeluruh.

“Tahun ini sebagai percontohan, pembuatan Buku Pas Kecil akan dilakukan untuk nelayan di Kecamatan Selakau, karena pendataan nelayan di Selakau sudah dilakukan secara menyeluruh,” ujar Agus.

Menurutnya, program tersebut akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh nelayan kecil di Kabupaten Sambas memiliki Buku Pas Kecil.

“Target Dinas Perikanan sampai tahun 2028, pembuatan Buku Pas Kecil untuk nelayan kecil di bawah 30 GT se-Kabupaten Sambas selesai. Jadi, kita berharap tidak ada lagi nelayan kecil yang tidak memiliki Buku Pas Kecil,” jelasnya.

Agus menegaskan, Buku Pas Kecil sangat penting bagi nelayan karena berkaitan dengan legalitas dan administrasi kapal, termasuk menjadi salah satu persyaratan dalam mendapatkan BBM bersubsidi bagi nelayan, khususnya jenis solar.

“Buku Pas Kecil ini sangat penting untuk nelayan karena terkait syarat untuk mendapatkan subsidi BBM nelayan jenis solar. Mudah-mudahan sampai 2028 tidak ada lagi nelayan yang tidak memiliki Buku Pas Kecil,” ungkapnya.

Dinas Perikanan Kabupaten Sambas akan terus berkoordinasi dengan KSOP Kelas III Sintete dan HNSI Kabupaten Sambas dalam proses pendataan, pemenuhan persyaratan hingga penerbitan Buku Pas Kecil.

Sementara itu, HNSI Kabupaten Sambas siap mendukung program tersebut dan membantu menyampaikan informasi kepada nelayan agar proses penerbitan Buku Pas Kecil dapat berjalan dengan baik.

Program ini diharapkan dapat mewujudkan tertib administrasi kapal sekaligus memberikan kemudahan bagi nelayan kecil Kabupaten Sambas dalam mengakses berbagai program pemerintah. (Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed