PONTIANAK, Media Kalbar – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, serta Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, terkonfirmasi akan menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) MUI se-Kalimantan yang digelar di Grand Mahkota Hotel, Pontianak, pada 21–23 Agustus 2026. Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat persiapan Rakorda di Sekretariat MUI Kalimantan Barat, Selasa (7/7/2026).
Sekretaris MUI Kalbar, Muhammad Sani, mengatakan kehadiran Menteri Agama dan Menteri UMKM masih bergantung pada agenda kenegaraan yang ditetapkan Presiden.
“Kalau tidak dipanggil Presiden, Menteri Agama dan Menteri UMKM akan hadir sekaligus memberikan materi pada Rakorda. Kita berdoa semoga keduanya dapat bersama para ulama se-Pulau Kalimantan,” ujar Sani.
Ia menambahkan, Ketua MPR RI juga telah menyatakan kesiapan untuk menghadiri kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran sejumlah pejabat negara menjadi kehormatan sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap peran ulama di Kalimantan.
Selain pejabat pusat, Rakorda juga mengundang para gubernur dari lima provinsi di Kalimantan. Hingga saat ini, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, telah mengonfirmasi kehadiran. Sani menyebut Agustiar bahkan mengusulkan agar seluruh gubernur di Kalimantan dapat hadir dan mendeklarasikan dukungan bersama kepada MUI.
Rakorda juga akan dihadiri delegasi ulama dari wilayah Borneo. Dari Sabah, Malaysia, dipastikan hadir Prof. Dr. Umar Muhammad Noor. Delegasi Sarawak Malaysia juga masih ditunggu konfirmasinya. Sementara undangan kepada perwakilan Brunei Darussalam masih dalam proses.
Dalam rapat tersebut, Ketua MUI Kalbar, KH. Basri Har, meminta seluruh panitia memaksimalkan persiapan dan memastikan seluruh narasumber kembali dikonfirmasi. Ia berharap Rakorda menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat memberikan manfaat nyata bagi umat Islam di Kalimantan.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Kalbar, Rosadi Jamani, mengusulkan penyusunan buku sejarah bertajuk “Islam Borneo”yang melibatkan perwakilan MUI se-Kalimantan. Usulan tersebut disepakati peserta rapat dan direncanakan menjadi salah satu rekomendasi Rakorda.
Setelah Rakorda usai nanti, seluruh peserta ditawarkan untuk berkunjung ke Kuching Sarawak Malaysia menggunakan jalur darat. Prof Dr Zainuddin salah satu panitia juga, menjelaskan perjalanan ke negeri jiran ini direncakan 23-26 Agustus 2026. “Habis Rakorda, peserta yang sudah sudah mendaftar diberangkatkan ke Kuching. Semoga rencana ini berjalan lancar,” harapnya. (*/Amad)







Comment