Pontianak, Media Kalbar
SMAN 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikap sehubungan dengan dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.
Dalam keterangannya yang disampaikan Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, S.Sos., M.Si., pada Minggu (14/5/2026) bahwa pihaknya menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bentuk tanggung jawab moral serta komitmen terhadap nilai-nilai integritas dalam dunia pendidikan. Upaya tersebut disebut sebagai ikhtiar untuk memperoleh klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel, tanpa adanya maksud menyerang pihak mana pun.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan dari berbagai pihak. Selain itu, SMAN 1 Pontianak menegaskan tetap menghormati hasil yang telah ditetapkan dan memberikan dukungan penuh kepada perwakilan Kalimantan Barat yang akan berlaga di tingkat nasional.
Ke depan, sekolah berharap seluruh pihak dapat terus menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan berintegritas.
SMAN 1 Pontianak juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang jujur dan bermartabat.
SMAN 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
1. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi, demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.
2. SMAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta kepedulian berbagai pihak dalam menyikapi kondisi ini.
3. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.
4. Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan.
5. SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.
6. SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI.
7. SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.
8. SMAN 1 Pontianak memohon dukungan dari seluruh pihak ke depan, dalam upaya menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi semua..
Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami terhadap dunia pendidikan yang berintegritas. Sampai Jumpa di LCC 4 Pilar 2027. (*/MK)











Comment