Kubu Raya, Media Kalbar — Aksi kemanusiaan darurat digulirkan oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kalimantan Barat bersama sejumlah lintas instansi dan relawan untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah kebakaran dan kekeringan.

Gerakan HKTI Peduli ini melibatkan kolaborasi erat dengan Pramuka, Baznas Provinsi Kalimantan Barat serta Dinas Kesehatan. Mengingat situasi yang mendesak di lapangan, tim gabungan turun langsung menjumpai warga guna mendistribusikan logistik esensial berupa air mineral, makanan siap saji hingga pembagian masker untuk mengantisipasi pekatnya polusi asap.
Selain menyalurkan bantuan logistik, para relawan dan anggota HKTI turut bahu-membahu bersama petugas di garis depan untuk memadamkan titik-titik api yang masih membakar kawasan terdampak.

Bantuan disalurkan ke sejumlah titik krusial guna memastikan pemerataan distribusi. Adapun lokasi pengantaran donasi meliputi Kecamatan Limbung Sungai Raya, Pondok Pesantren dan Masjid Asqafh, kawasan pemukiman warga di Desa Rasau Jaya Sekunder A, serta Kantor Desa Rasau Jaya 3.
Sebagai langkah jangka panjang pencegahan bencana, HKTI telah menyiapkan strategi mitigasi terpadu. Begitu situasi penanggulangan api dinyatakan tuntas, program lanjutan akan difokuskan pada distribusi bibit tanaman kehidupan.
Bibit-bibit tersebut tidak hanya akan dibagikan kepada warga, tetapi juga langsung ditanam secara demonstratif di atas lahan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi. Langkah proaktif ini diharapkan mampu memulihkan ekosistem gambut dan mencegah berulangnya bencana kebakaran lahan serupa di masa mendatang. (*/Amad)











Comment