by

HMI Sambas Soroti Kasus Korupsi Waterfront Dan Dugaan Bank Kalbar Ikut Terseret

Sambas, Media Kalbar – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sambas melalui kepala bidang partisipasi pembangunan daerah (PPD) HMI Sambas, Wahyudi Wibowo Sari menyampaikan bahwa terkait refleksi dari tahap 2 penyelidikan waterfront Sambas memang kami turut prihatin mengingat banyak sekali stakeholder yang terdampak merugi.

“Kami selaku Himpunan mahasiswa Islam Cabang Sambas ikut juga menyoroti perkembangan insiden yang membuat kami kecewa besar, apalagi terkhusus masyarakat Sambas yang iconic kebanggaan daerah kami dinakali oleh oknum tidak bertanggung jawab.”ujarnya, Minggu (31/3/2024)

Wahyudi Wibowo mengatakan bahwa pada penyelidikan tahap 1 kami sangat mengapresiasi kepada Dit Krimsus Polda Kalbar dan Kejati Kalbar telah menetapkan 5 tersangka tindak korupsi renovasi waterfront.

“Selaku bagian dari masyarakat Sambas tentu kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya terhadap kerja keras dari dit Krimsus Polda Kalbar dan Kejati Kalbar.”katanya

“Kami soroti pula dari rilis salah satu media sebelum nya tentang penyelidikan waterfront tahap 2 yang sudah masuk dalam penyelidikan Polda Kalbar, pemeriksaan masuk ke terpihak kreditur yakni Bank KALBAR. Sangat di sayangkan sekali bahwan apabila terbukti betul ada kelalaian dari terpihak kreditur yakni Bank KALBAR akan mengalami kerugian yang sangat besar, apalagi ini berkaitan dengan keuangan negara.”tambahnya lagi

kepala bidang partisipasi pembangunan daerah (PPD) HMI Sambas juga mengungkapkan bahwa pemberian Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank KALBAR kepada kontraktor proyek waterfront Sambas tembus hinggal nilai Miliaran. Apalagi sangat di sayang apabila kasus ini bersifat berjaring persekongkolan untuk mengambil keuntungan pribadi.

“Kami harapkan ada keseriusan dalam menangani insiden ini mengingat berkaitan dengan salah satu icon nya kabupaten sambas dan untuk mengamankan uang negara melalui Bank kalbar.”ungkap Wahyudi Wibowo

Dia juga menjelaskan apabila Bank KALBAR mengalami kerugian besar tentu ini akan berdampak lebih luas terkait pembangunan kabupaten sambas bahkan trust publik dengan bank kalbar terhadap nasabah.

“Kami berharap adanya solusi yang lebih spesifik untuk mengurangi dampak kerugian tsb demi sustainablity pembangunan daerah.”tegasnya (Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed