Kubu Raya, Media Kalbar
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat, Honda bersama Astra Motor Kalimantan Barat menggelar kegiatan sosialisasi dan training keselamatan berkendara (safety riding) di Gedung Balai Pertemuan Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sungai Kakap, sejumlah kepala desa, tenaga kesehatan, kepala sekolah, serta pelajar dari SMP Negeri 1 Sungai Kakap. Suasana kegiatan berlangsung antusias dengan berbagai materi edukasi mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara di jalan raya.
Sementara itu, Camat Sungai Kakap, Junaidi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi keselamatan berkendara tersebut.
Menurutnya, kegiatan safety riding sangat penting terutama bagi generasi muda agar memiliki kesadaran tertib berlalu lintas dan mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan edukasi positif kepada masyarakat, khususnya para pelajar. Keselamatan berkendara harus menjadi budaya bersama demi menciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Honda dan Astra Motor Kalimantan Barat berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat, Febri Ardian mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Honda dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara kepada masyarakat melalui kampanye “Cari Aman”.
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi mengenai keselamatan berkendara. Kalau kita berbicara tentang keselamatan berkendara sebenarnya masyarakat sudah paham, tetapi kami ingin terus mengajak masyarakat membangun budaya Cari Aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi safety riding rutin dilaksanakan setiap bulan dengan sasaran yang beragam, mulai dari pelajar tingkat TK hingga mahasiswa, instansi pemerintah, masyarakat umum, dan komunitas.
“Kegiatan ini setiap bulan kami lakukan sekitar lima sampai sepuluh kali, mulai dari tingkat TK, sekolah, mahasiswa, dinas, masyarakat umum hingga komunitas,” tambahnya. (Mk/Ismail)











Comment