Putussibau, Media Kalbar
Menjelang pelaksanaan MTQ ke XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang di laksanakan di Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu terjadi insiden dimana 13 penari Kolosal yang akan tampil dalam acara MTQ mengalami insiden pingsan saat latihan.
Sebelumnya adanya pekerja bangunan juga mengalami insiden terjatuh.
Dikonfirmasi Hatta mengatakan, “banyak penari yang mengikuti latihan tidak sarapan sebelum tampil, sehingga fisik mereka mengalami penurunan dan membuat mereka pingsan,”ujarnya
Kami juga akan melakukan evaluasi kepada penari, apakah mengalami sakit dan segala macam, kami akan melakukan teknis supaya tidak ada lagi yang mengalami insiden dan mengalami pingsan.
“Ada pun Insiden ini tentu saja menjadi perhatian serius bagi panitia MTQ, karena keselamatan dan kesehatan penari harus diprioritaskan. Dengan melakukan evaluasi dan perbaikan teknis, diharapkan tidak ada lagi penari yang mengalami insiden serupa,”kata Hatta
Hatta menjelaskan bahwa kurangnya asupan makanan sebelum tampil menjadi penyebab utama penari mengalami pinsan. “Banyak penari yang tidak sarapan sebelum tampil, sehingga fisik mereka mengalami penurunan dan membuat mereka pingsan,ungkapnya
Panitia MTQ akan melakukan evaluasi kepada penari yang mengalami insiden pinsan untuk mengetahui apakah mereka mengalami sakit atau tidak. Selain itu, panitia juga akan melakukan perbaikan teknis untuk memastikan keselamatan dan kesehatan penari.
Dengan melakukan evaluasi dan perbaikan teknis, diharapkan tidak ada lagi penari yang mengalami insiden serupa,ucap Hatta.
Keselamatan dan kesehatan penari harus diprioritaskan dalam setiap penampilan. Oleh karena itu, panitia MTQ harus memastikan bahwa penari dalam kondisi yang baik sebelum tampil,tegasnya
Dalam insiden ini, publik menilai Even Organizer ( EO ) yang ditunjuk dan mendapatkan kepercayaan serta anggaran dalam menangani tari kolosal ini terkesan bungkam. ( Icg )











Comment