by

Jumlah Siswa Terus Bertambah, Kondisi Bangunan SDN 28 Sungai Kakap Justru Kian Memprihatinkan

Kubu Raya, Media Kalbar

Di sela kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 28 Sungai Kakap, Israhadi, S.Pd.,Senin(15/6/2026) menitipkan pesan kepada insan pers agar dapat menyampaikan kondisi bangunan sekolah yang saat ini dinilai sangat membutuhkan perhatian dan bantuan pembangunan dari pemerintah.

‎Menurut Israhadi, secara kasat mata kondisi bangunan sekolah memang masih terlihat berdiri kokoh jika dilihat dari bagian depan. Namun, kondisi sebenarnya di dalam ruang kelas sudah cukup memprihatinkan dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan proses belajar mengajar.

‎”Kalau dilihat dari luar memang masih terlihat bagus, tetapi ketika masuk ke dalam ruangan kelas, sudah banyak tiang yang patah dan mengalami kerusakan. Bahkan ada beberapa bagian yang sudah mulai mengalami penurunan. Selain itu, lantai sekolah banyak yang pecah dan plafon atap juga sudah rusak di berbagai titik,” ungkapnya.

‎Ia menjelaskan bahwa kerusakan tersebut hampir terjadi di sebagian besar ruang belajar yang digunakan siswa setiap hari. Kondisi itu dikhawatirkan akan semakin parah apabila tidak segera mendapat penanganan dari pihak terkait.

‎Lebih lanjut, Israhadi mengungkapkan bahwa pihak sekolah melalui operator sekolah telah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan dan pembangunan. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut maupun kepastian mengenai realisasi bantuan tersebut.

‎Ia menduga salah satu kendala yang menyebabkan usulan pembangunan belum terealisasi adalah status sertifikat tanah sekolah yang hingga kini belum menjadi aset milik Pemerintah Daerah. Sertifikat lahan sekolah masih tercatat atas nama ahli waris.

‎”Mungkin salah satu kendalanya karena status tanah sekolah ini belum menjadi hak milik pemerintah daerah dan sertifikatnya masih atas nama ahli waris. Namun kami berharap ada solusi agar pembangunan sekolah tetap dapat diperhatikan,” katanya.

‎Di sisi lain, jumlah peserta didik SDN 28 Sungai Kakap terus mengalami peningkatan seiring berkembangnya kawasan permukiman di sekitar sekolah. Saat ini sekolah memiliki sekitar 708 siswa dengan 14 rombongan belajar (rombel), sehingga kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan dalam dua sif, yakni pagi dan siang.

‎Dengan jumlah siswa yang terus bertambah dan kondisi bangunan yang semakin memprihatinkan, pihak sekolah berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan rehabilitasi maupun pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di SDN 28 Sungai Kakap demi menunjang proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.”(Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed