by

Mencari Keadilan Pasca Kecelakan Kerja, Perjuangan Kimon dan Rifani Untuk Haknya ?

Sambas, Media Kalbar – Kimon Merupakan Warga Desa Semata, Kecamatan Teluk Keramat, Rifani yang berasal dari desa Sabing, kecamatan teluk keramat, Kabupaten Sambas, Kalbar. Kimon dan Rifani mengadu nasib untuk bekerja di sebuah perusahaan PT. Bandang Rejeki Lestari daerah pekan baru, Provinsi Riau, keduanya berangkat bekerja tanpa dibekali dokumen Apapun kecuali KTP.

Namun naasnya pada saat Kimon sedang bekerja dirinya mengalami kecelakaan, kakinya terkena Mesin Potong kayu dengan luka jahitan sebanyak 54 di Lutut sebelah kaki kiri. Sedangkan Rifani mengalami kecelakan bekerja di Pekan Baru Untuk Penebangan Pohon Akasia, dirinya mengalami kecelakaan kerja tertimpa pohon dibagian Kepalanya  dengan  luka lima Jahitan. Sehingga mereka berdua harus di rawat di Rumah Sakit.

Namun, kenyataannya, ketidakadilan di Alami oleh Kimon dan Rifani dalam Menerima Upah kerja, Kesehatan Paska Kecelakaan Kerja, tak kunjung diperolehnya.

“Awalnya Saya di Ajak Teman yang bernama Kimon warga Semata, saya dan Kimon di kasih uang pinjaman sebesar Rp. 5.000.000 ( Lima Juta Rupiah) oleh Rizal ( Ketua Regu), tiket Pesawat dari Pontianak – Soekarno Hatta – Pekanbaru. Sampai di Bandara Pekanbaru, kami di jemput oleh pihak Perusahaan, dan Ke esokan Harinya kami mulai bekerja.” Ungkap Rifani (9/11/2023).

Dirinya menyebutkan bahwa teman- teman yang bekerja sebanyak 7 orang,”kami bekerja full dalam 1 Minggu selama enam bulan, gaji tergantung hasil kerja, di perkirakan gaji yang diterima sebesar enam jutaan, namun hanya diterima dua juta lebih.”jelasnya

Rifani menjelaskan pada saat keberangkatan, mereka tidak di lengkapi dokumen, hanya KTP saja, dan tidak diminta dokumen apa- apa.

“Terkait Alat Pelindung Diri ( APD), diberikan kepada kami, ketika mau ada pemeriksaan dari pihak Terkait, supaya tidak dimarahin,”jelasnya

Kejadian tersebut juga disampaikan Kimon, bahwa dirinya bekerja di PT. Bandang Rejeki Lestari daerah pekan baru, Kepala Rombongnya Rizal dan Kepala Rombong Besar nya Misno,

“Kami berangkat pada tanggal 08 Mei 2023, saya disana selama enam bulan,satu bulan tidak bisa bekerja kerena saya mengalami kecelakaan kerja, kaki saya terkena Mesin Potong kayu dengan luka jahitan sebanyak 54 di Lutut sebelah kaki kiri, kadang sering terasa nyeri dan ngilu.”ujarnya (14/11/2023).

“Saya dibawa Perusahaan ke  Rumah Sakit ( RS) PRIMA, dan di Rawat Inap.”tambah Kimon

Dirinya juga menjelaskan,”Kami pulang ke Kalimantan Barat tanggal 31 Oktober 2023, ketika mau pulang saya dikasih uang Tiga Juta Rupiah, Rasanya tidak sebanding dengan luka dikaki yang saya alami,”jelasnya

Setelah Pulang tidak menerima gaji, telp tidak di angkat dan chat tidak dibalas. Mesin potong kayu sudah kami bayar lunas, namun tidak bisa kamu bawa pulang, Ungkap Kimon.

Awak media mengkonfirmasi Misno melalui sambungan Telp dengan no 085271xxxxxx beliau membenarkan bahwa beliau yang mengirim Rifani dan kimon ke PT Bandang Rezeki Lestari di pekan Baru. Dirinya adalah perwakilan dari PT. Bandang Rezeki Lestari untuk merekrut dan mengirim tenaga kerja untuk dipekerjakan ke PT Bandang Rezeki Lestari.

Lanjut misno, semua gaji sudah dibayarkan dan diserahkannya kepada Rizal. Lalu untuk persyaratan bekerja untuk ke Pekan Baru hanya cukup KTP, KK, Surat jalan dari desa nanti untuk persyaratan lain akan di urus di sana dipekan baru ujar Misno.

Rizal (Warga Arung Parak) merupakan Kepala Regu Dari Rifani dan Kimon,  Rizal Menjelaskan, Saya  merupakan Kepala Regu dari mereka, temannya yang mengajak dia untuk bekerja, Sambas,  (9/11/2023) ketika di konfirmasi Lewat Pesan WhatsApp.

Pada saat itu Posisi kami sudah  di lapangan, Saya ngak tau dia bisa kerja atau tidak.

Saya selaku kepala Regu, Kepala kru besar nya ada lagi, Kalau dokumen keberangkatan itu pribadi mereka yang lapor ke desa. Terkait Masalah BPJS Mereka dari kantor ada, akan tetapi kantor yang Pegang BPJS Mereka, BPJS akan aktif Apa bila pekerja nya mangalami Luka yang Patal, Ungkap Rizal

( Bersambung)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed