by

Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Tembus Rp1,7 Triliun, LSM Peduli Kapuas Hulu Soroti Silpa Rp101 Miliar Dipergunakan Untuk Apa

Putussibau, Media Kalbar

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Fransiskus Diaan,SH.MH baru ini menyampaikan pidato pengantar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kapuas Hulu di ruang sidang DPRD Kabupaten Kapuas Hulu. Selasa (14/7/2026)

Rapat paripurna tersebut merupakan agenda awal Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 yang membahas laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Pembahasan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD, jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi, rapat konsultasi legislatif dan eksekutif, hingga penyampaian pendapat akhir fraksi dan penandatanganan persetujuan bersama.

Dalam pidato pengantarnya, Bupati Kapuas Hulu menjelaskan bahwa penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah kepada DPRD dan masyarakat, ungkap Fransiskus Diaan

Bupati juga menyampaikan, ” bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kesembilan kalinya. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik, akuntabel, dan transparan,” ucap Bupati Kapuas Hulu

APBD Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2025 Rp1,742 Triliun, Terealisasi Rp 1,646 Triliun. Silpa Rp 101,686 Miliar

Secara umum, realisasi APBD Kabupaten Kapuas Hulu Tahun Anggaran 2025 menunjukkan pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp1,742 triliun atau 96,91 persen dari target, sedangkan belanja daerah terealisasi sebesar Rp1,646 triliun atau 91,28 persen. Sementara itu, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp101,686 miliar.

” Melalui pembahasan bersama DPRD, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berharap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat diselesaikan sesuai tahapan yang telah dijadwalkan sehingga menjadi dasar dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kapuas Hulu,” ucap Bupati Kapuas Hulu

Ketua LSM Peduli Kabupaten Kapuas Hulu Mohd Syafii secara tegas menyoroti dan mempertanyakan pengunaan silpa sebesar Rp 101,686 miliar itu.

Menurut Syafii, kalau Pemkab Kapuas Hulu memiliki silpa dari APBD tahun 2025 Rp 101.686 miliar bukan angka yang kecil. Silpa anggaran itu apakah dimanfaatkan untuk program program pembanguan yang masih diperlukan yang benar benar terukur, terarah serta tepat sasaran ataupun sebaliknya, ungkapnya

Kita tentu mengetahui , bahwa di Kabupaten Kapuas Hulu masih banyak program pembangunan yang memerlukan sentuhan anggaran seperti bidang pendidikan, bidang kesehatan ,bidang infrastruktur serta bidang olahraga maupun program pembangunan lainya.

“Dan jika Silpa anggaran APBD tahun 2025 itu dimanfaatkan kepada program pembangunan yang terukur ,terarah dan tepat sasaran ini sebuah langkah yang sangat baik dan positif bagi kemajuan daerah maupun masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu ,” pungkasnya ( Icg )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed