by

Pembangunan Satu Unit Gedung YPTK-AW Pontianak Tak Kunjung Selesai, Dugaan Penyimpangan Dana Semakin Kuat

Pontianak, Media Kalbar

Pembangunan satu unit gedung di Sekolah Tinggi Agama Kristen Abdi Wacana (STAK AW) Pontianak belum selesai hingga awal maret, pantauan kontributor mediakalbarnews.com Jumat (3/3/23) pagi pengerjaan beberapa titik phinising masih dilakukan berupa pengecatan dan pekerjaan lainnya oleh beberapa orang pekerja.

Molornya pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan komitmen dari panitia yang menyatakan Februari 2023 selesai. Menurut sumber dari tim kontributor media kalbar, Akibatnya dugaan penyimpangan dana pembangunan semakin kuat, dan hal ini perlu diaudit sesegera mungkin agar transparan. “Apa lagi ini juga menggunakan dana Hibah dari Pemprov Kalbar dalam hal ini Gubernur Kalbar.” Ungkapnya.

Apa lagi adanya dugaan peristiwa kebakaran salah satu gedung disengaja, karena saat kebakaran tidak aktifitas belajar, disusul kabar dugaan perselingkuhan Oknum Ketua YPTK AW Pontianak yang berakibat pada gugatan cerai.

Selain itu bahwa bangunan tersebut juga menjadi perhatian APH yaitu Kejaksaan dan Kepolisian, mengingat sejatinya itu selesai Akhir Desember 2022.

Sebelumnya di beritakan di mediakalbarnews.com bahwa Terkait adanya pemberitaan di media ini yang bahwa adanya indikasi mangkrak proyek pembangunan satu unit gedung di Sekolah Tinggi Agama Kristen Abdi Wacana (STAK AW) Pontianak dengan menggunakan dana Hibah dari Pemerintah Provinsi Kalbar, hal ini dijelaskan dan diklarifikasi oleh YPTK AW Pontianak.

Sekretaris YPTK AW Pontianak, Markus Kelambu menyampaikan bahwa pembangunan tersebut tidak mangkrak, hingga kini tetap dikerjakan, “itu dilaksanakan dengan swakelola dan kami tidak ada menunjuk kontraktor, hanya dibantu tim teknis yang biayanya dikeluarkan dari sumbangan Pengurus YPTK AW Pontianak.” Kata Markus yang juga didampingi 2 orang tim teknis kepada media kalbar / Mediakalbarnews.com , Kamis (19/1/23).

Lebih lanjut dikatakan bahwa pelaksanaan dana hibah sudah selesai dan sudah dilaporkan ke Kantor Gubernur Kalbar. “Memang progres 100 persen mencapai strukrur, tidak mencapai finishing, akan tetapi pihak yayasan berupaya memaksimalkan pekerjaan sampai finishing dengan menggunakan dana sumbangan pengurus yayasan.” Jelasnya.

Pekerjaan saat ini terus dan sedang berjalan, ” tidak ada ketentuan waktu, namun diupayakan secepatnya selesai agar gedung tersebut dapat berpungsi.” Ujarnya.

Selain itu juga Markus membantah adanya penggunaan danah hibah untuk kepentingan lain, “dana hibah dari Pemprov Kalbar tersebut kita maksimalkan untuk pembangunan gedung, tidak ada untuk penggunaan lain, karena laporan berdasarkan nota pembelanjaan dan dilampirkan dalam pelaporan yang disampaikan ke Pemerintah Provinsi Kalbar.” Ucapnya.

Ia berharap gedung tersebut cepat selesai yang diperkirakan bulan Februari selesai sehingga bisa berpungsi. (Tim/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed