PONTIANAK, Media Kalbar – Perkumpulan Pimpinan Media Independen (P2MI) Provinsi Kalimantan Barat mulai mematangkan persiapan kegiatan akhir tahun 2026 melalui rapat pleno pengurus yang digelar pada Minggu (1/11/2026).
Rapat tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus pembahasan agenda strategis organisasi menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2026.
Rapat berlangsung di Jalan Putri Candramidi Nomor 88, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris P2MI Kalbar, Suheri, dan dihadiri jajaran pengurus serta Ketua P2MI Kalimantan Barat, Thomas Mamahani.
Dalam pembukaan rapat, Suheri menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan pandangan dan memperkuat koordinasi seluruh pengurus agar agenda organisasi dapat dipersiapkan secara terarah.
Ketua P2MI Kalbar, Thomas Mamahani, mengatakan rapat tersebut merupakan pleno terakhir dalam kepengurusan P2MI Kalbar periode 2026–2030. Karena kedudukannya satu tingkat di bawah konferensi, rapat pleno ini menjadi forum penting untuk membahas berbagai agenda strategis organisasi menjelang pergantian tahun.
“Rapat tidak hanya membahas persiapan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, serta penyegaran kepengurusan agar roda organisasi dapat berjalan lebih aktif dan terarah,” ujar Thomas.
*Angkat Isu Sosial, Literasi, dan Generasi Muda*
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana penyelenggaraan Rakerda dengan tema “Isu Sosial Generasi Muda, Literasi, dan Pembangunan Inisiatif Daerah.”
Tema tersebut diangkat sebagai bentuk perhatian P2MI Kalbar terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
Melalui kegiatan tersebut, P2MI Kalbar ingin membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian, kalangan akademisi, hingga insan media.
Rencananya, kegiatan akan menghadirkan narasumber dari Polda Kalimantan Barat serta perwakilan P2MI. Keterlibatan berbagai latar belakang narasumber diharapkan dapat memperkaya pembahasan, menghadirkan sudut pandang yang beragam, serta mendorong lahirnya pemikiran dan inisiatif yang bermanfaat bagi daerah.
Sosialisasi kegiatan dijadwalkan berlangsung pada akhir November 2026 atau awal Desember 2026.
*Siapkan Panitia dan Libatkan Mahasiswa*
Dalam rapat tersebut, pengurus juga membahas pembentukan kepanitiaan untuk mendukung kelancaran kegiatan. Susunan panitia yang disiapkan terdiri atas:
– Ketua Panitia: Ismail
– Sekretaris: Fredy Legito
– Bendahara: Riska Wulandari
Selain melibatkan unsur pengurus dan insan media, P2MI Kalbar juga merencanakan mengundang kalangan mahasiswa sebagai peserta. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memperluas ruang dialog antara generasi muda, akademisi, aparat penegak hukum, dan media.
Hingga rapat berlangsung, jumlah peserta yang menjadi sasaran kegiatan diperkirakan berkisar antara 50 hingga 100 orang.
Penyegaran Kepengurusan dan Penguatan Organisasi
Selain mematangkan agenda kegiatan, rapat pleno juga membahas rencana penyegaran kepengurusan P2MI Kalbar. Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga dinamika organisasi, memperkuat pembagian tugas, serta meningkatkan keterlibatan pengurus dalam menjalankan program kerja.
Thomas Mamahani menegaskan bahwa kegiatan akhir tahun harus menjadi momentum bagi organisasi untuk memperkuat kebersamaan dan memperjelas arah kerja ke depan.
Melalui rapat pleno terakhir ini, P2MI Kalbar menargetkan seluruh persiapan kegiatan dapat dimatangkan, mulai dari koordinasi narasumber, kepesertaan, kepanitiaan, hingga penyegaran internal organisasi.
Dengan demikian, agenda Rakerda P2MI Kalbar diharapkan tidak sekadar menjadi pertemuan organisasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk membicarakan isu sosial, memperkuat literasi, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. (Dian/MK)











Comment