by

HWCI Soroti Kasus ES di Sambas: Transparansi Polisi Jadi Taruhan Kepercayaan Publik

Sambas, Media Kalbar – Humanity Women Children Indonesia (HWCI) Kabupaten Sambas menyoroti penanganan kasus dugaan tindak pidana pornografi yang menyeret seseorang berinisial ES. HWCI menilai perkembangan perkara belum dijelaskan secara memadai dan mengingatkan pentingnya transparansi kepolisian dalam menjaga kepercayaan publik.

Sekretaris HWCI Kabupaten Sambas, Riki Humaidi, meminta Polres Sambas menjelaskan tahapan penanganan perkara, kendala yang dihadapi, serta tindak lanjut yang akan dilakukan.

“Yang kami pertanyakan, sampai kapan kasus ini dibiarkan tanpa kejelasan? Apakah ada kendala dalam penanganannya? Kami meminta Kapolres Sambas memberikan perhatian serius. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena tidak adanya penjelasan mengenai perkembangan perkara,” ujar Riki.

Sorotan HWCI tersebut menyentuh persoalan yang relevan bagi pelayanan kepolisian secara luas: kepastian tindak lanjut laporan masyarakat dan keterbukaan informasi mengenai proses hukum.

Menurut Riki, kepercayaan terhadap institusi kepolisian dibangun melalui penanganan perkara yang profesional dan komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat membutuhkan penjelasan agar mengetahui bahwa perkara terus diproses sesuai prosedur.

Ia menegaskan keterbukaan yang diminta tetap harus menghormati kerahasiaan penyidikan serta perlindungan terhadap pihak yang dirugikan.

HWCI tidak meminta penyidik membuka seluruh materi perkara. Organisasi tersebut meminta penjelasan mengenai perkembangan yang memang dapat disampaikan sesuai ketentuan.

Minta Kapolres Evaluasi Penanganan

Riki meminta Kapolres Sambas mengevaluasi penanganan perkara tersebut dan memastikan Satreskrim bekerja secara profesional serta akuntabel.

Menurutnya, minimnya penjelasan berpotensi menimbulkan pertanyaan dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

HWCI juga mempertanyakan apakah terdapat kendala dalam penanganan perkara dan kapan kepolisian dapat memberikan kejelasan mengenai tindak lanjutnya.

Organisasi tersebut menyatakan akan terus mengawal kasus ES dan meminta penjelasan resmi dari Polres Sambas. Bagi HWCI, kepastian proses hukum dan perlindungan terhadap pihak yang dirugikan harus menjadi perhatian dalam penanganan perkara tersebut.(rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed