PUTUSSIBAU, Media Kalbar
Putussibau Ibukota Kabupaten Kapuas Hulu tidak lama lagi akan berulang tahun ke 131 tahun . Hari jadi Kota Putussibau ke 131 tahun akan disisi berbagai kegiatan untuk menyemarakan dan memeriahkan hari jadi Kota Putussibau itu.
Dibalik hari jadi Kota Putussibau yang jatuh setiap tanggal 1 Juni , ada yang menjanggal serta menjadi pertanyaan dan masih dikenang maupun diingat sepanjang sejarah oleh generasi penerus bangsa bahwa dua buah meriam besi bertuliskan VOC adalah salah satu saksi bukti dan saksi sejarah, bahwa Kota Putussibau pernah di duduki dan dijajah oleh Kolonial Belanda .
Selain Rumah Dinas Jabatan Bupati Kapuas Hulu ada dua buah meriam peninggalan Kolonial Belanda tersebut waktu Kantor Bupati Kapuas Hulu yang lama masih ada terlihat
Tetapi setelah kantor Bupati Kabupaten Kapuas di bangun baru , seketika itu dua buah meriam peninggalan kolonial Belanda yang merupakan saksi maupun peninggalan sejarah itu raib atau hilang entah kemana.
Tentunya publik mempertanyakan kemana raib atau hilangnya dua buah meriam peninggalan Kolonial Belanda itu sebagai salah satu saksi maupun peninggalan sejarah bagi masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu
Sebagai catatan redaksi adaalh sebagai saksi dan peninggalan sejarah sewaktu kolonial Belanda menduduki Kota Putussibau .Gubernur Kolonial Belanda pernah berkantor dibangunan yang sekarang ini menjadi Rumah Dinas Jabatan Bupati Kabupaten Kapuas Hulu ,yang lainya adalah dua buah meriam yang masih ada tulisan VOC ( Icg )











Comment