Pontianak, Media Kalbar
Gerakan yang dilakukan kejati Kalbar diajung kan jempol oleh Ketua PW GNPK RI Kalbar Ellysius Aidy C.P.L.A dalam rangka menyelamatkan Rp170 milyar dari penyidikan perkara tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan bauksit di Wilayah Kalimantan Barat.
“ini kerja yang benar-benar luar biasa walaupun tersangka nya belum dipublikasikan mungkin ini strategi dalam pengembangan kasus pertambangan tersebut semoga nanti ada tersangka nya yang diumumkan,” kata Ellysius Aidy di Pontianak, Sabtu (2/5).
Dikatakan Aidy kepada media kalbar bahwa jangan hanya kasus korupsi tambang, namun kasus korupsi lain juga diusut tuntas terutama yang menjadi perhatian publik. “Selama ini masyarakat Kalbar berharap jagan kasus pertambangan saja yang menjadi fokus Kejaksaan Tinggi Kalbar namun kasus-kasus tipikor lainya yang telah dilaporkan oleh masyarakat mau pun lembaga juga harus disikat sehingga tidak ada celah bagi para maling uang Negara,” ujarnya.
Melalui Mediakalbarnews.com Aidy apresiasi Kejati Kalbar dimana dalam 1 bulan sudah memperoleh hasil yang baik dalam penanganan kasus tata kelola pertambangan bauksit di Kalimantan Barat.
PW GNPK RI Kalbar berpendapat kenapa para mantan-mantan oknum Kepala Kejaksaan Tinggi yang pernah bertugas di Kalbar dalam menuntaskan kasus-kasus tambang dan bauksit di Kalbar belum ada, ini menjadi catatan buram penegakan hukum dikasus pertambangan sehingga patut dicurigai ibarat angin pukul angin, “mari kita dukung bapak Kajati yang telah menorehkan prestasi terbaik untuk Kalbar dana yang disita lumayan besar kalau tidak serius dan tahan mental bisa saja dana yang Rp170 Miliar tersebut hilang atau tidak bisa terungkap Bravo Bapak Kajati Kalbar beserta seluruh tim nya yang sudah menangani kasus tersebut,” ungkapnya.
Masyarakat menunggu terungkapnya kasus-kasus lainnya di Kalbar seperti kasus Napak tilas Kabupaten Ketapang dan kasus kasus lainnya dikalbar yang banyak belum terungkap namun sudah dilaporkan oleh masyarakat ke Kejaksaan Tinggi Kalbar. (Amad)










Comment