by

Turun Langsung ke Tengah Warga, Zulkarnain Serap Aspirasi Demi Kemajuan Desa Pal Sembilan

Kubu Raya, Media Kalbar

Pimpinan DPRD Kabupaten Kubu Raya, Zulkarnaen, S.P., dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sungai Kakap, menggelar kegiatan reses bersama masyarakat di RT 24/RW 06, Dusun Perindung, Parit Keladi Dua, Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (29/7/2026) malam.

‎Kegiatan reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ketua RT, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan pembangunan di lingkungan mereka.

‎Usai kegiatan, Zulkarnaen, S.P., mengatakan dirinya bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam menghadiri reses. Menurutnya, banyak persoalan yang menjadi perhatian warga dan perlu segera diperjuangkan.

‎”Alhamdulillah malam ini saya melaksanakan reses kedua di Dusun Perindung, Desa Pal Sembilan. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Banyak persoalan yang harus diselesaikan, mulai dari pelebaran jalan, kebutuhan pengairan saat musim kemarau, hingga persoalan pendidikan,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, persoalan kekurangan air pada musim kemarau menjadi kendala serius bagi masyarakat, khususnya petani yang mengelola kebun durian dan langsat.

‎Selain itu, keterbatasan ruang belajar di sekolah tingkat SMP juga menjadi perhatian karena kegiatan belajar mengajar harus dilakukan dalam dua sif akibat minimnya ruang kelas.

‎Menurut Zulkarnaen, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD. Meskipun kemampuan APBD Kabupaten Kubu Raya memiliki keterbatasan, pihaknya akan berupaya mencari dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun Pemerintah Pusat.

‎”Sebagai anggota DPRD dari Dapil Kecamatan Sungai Kakap, saya bertanggung jawab menampung dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat. Insyaallah akan kita perjuangkan semaksimal mungkin,” tegasnya.

‎Dalam dialog tersebut, warga juga kembali menyampaikan harapan terkait rencana pemekaran Desa Kertajaya yang telah lama diperjuangkan.

‎Menanggapi hal itu, Zulkarnaen menjelaskan bahwa proses pemekaran desa saat ini masih terkendala kebijakan moratorium dari pemerintah pusat.

‎Meski demikian, ia meminta panitia pemekaran tetap menjaga semangat dan terus mempersiapkan berbagai persyaratan administrasi agar ketika moratorium dicabut, usulan tersebut dapat segera diajukan.

‎”Pak Bupati Kubu Raya sangat antusias terhadap rencana pemekaran desa. Dengan luas wilayah yang besar dan jumlah penduduk yang terus bertambah, pemekaran desa diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan membuka peluang terbentuknya kecamatan baru di masa mendatang,” katanya.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Pemekaran Desa Kertajaya, Usman Ripai, menyampaikan harapannya agar perjuangan pemekaran desa dapat segera terwujud.

‎Menurutnya, luasnya wilayah Desa Pal Sembilan menjadi alasan utama perlunya pemekaran agar pelayanan administrasi pemerintahan lebih efektif dan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

‎”Kami sangat berharap pemekaran Desa Kertajaya bisa terealisasi. Dengan wilayah Desa Pal Sembilan yang sangat luas, pelayanan administrasi akan lebih mudah dan pembangunan bisa lebih merata. Kendalanya saat ini memang masih adanya moratorium dari pemerintah pusat, namun kami tetap siap melanjutkan perjuangan pemekaran desa ini,” ujar Usman Ripai.

‎Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis. Berbagai aspirasi masyarakat dicatat untuk menjadi bahan pembahasan dan perjuangan di DPRD Kabupaten Kubu Raya sesuai dengan kewenangan dan prioritas pembangunan daerah.”(Mk/Ismai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed