by

69 TKI Yang Dipulangkan Positif Covid-19, Gubernur Kalbar Minta Jangan Pergi Ke Malaysia

Pontianak, Media Kalbar

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, SH., M. Hum., mengingatkan agar masyarakat jangan pergi ke Negara Malaysia, ini di karena kan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di deportasi dari Malaysia melalui PLBN Entikong, 69 orang ternyata Kasus Konfirmasi Covid-19 dengan kandungan virus yang tinggi mencapai ratusan juta kandungan virusnya.

“Hasil lab terhadap 77 orang TKI yang dipulangkan, saya kaget bukan main, ternyata 69 orang positif Covid-19 dengan kandungan virus yang tinggi, ada yang ratusan juta kandungan virusnya.” ungkap Gubernur Kalbar melalui akun media sosialnya, Sabtu (13/3/21)

lebih lanjut disampaikan jika ada TKI yang dipulangkan secara resmi atau pulang dari jalan tikus, pastikan yang bersangkutan menjalani isolasi yang ketat.

“Jangan ke Malaysia untuk keperluan apapun dengan cara apapun, karena dari hasil lab menunjukkan angka keterjangkitan di Malaysia diperkirakan masih tinggi bahkan bisa jadi semakin tinggi.” tulis Sutarmidji.

Hal ini di per jelas lagi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr. H. Harisson, M. Kes., bahwa tanggal 11 Maret 2021 Malaysia deportasi TKI melalui PLBN Entikong, ” mereka langsung dibawa ke center nya Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Satgas Penanganan Covid-19 langsung melakukan tes swab terhadap 77 orang dan ada 69 orang kasus konfirmasi Covid-19 dengan CT rendah atau viral load tinggi, ada yang sampai 245 juta kandungan virusnya dengan CT 13.00.” jelas Harisson di Pontianak, Minggu (14/3/21).

Dijelaskan lebih lanjut 69 orang PMI atau TKI yang Positif Covid-19 itu ada 23 orang dari luar Kalbar yaitu dari Nusa Tenggara Barat (NTB) 13 orang, Jawa Timur 4 orang, DKI Jakarta 3 orang, Makassar 1 orang, Yogyakarta 1 orang, Jawa Tengah 1 orang.

“Yang dari Kalbar ada 46 orang yaitu Dari Kabupaten Sambas 18 orang, Kabupaten Bengkayang 8 orang, Kota Pontianak 5 orang, Kabupaten Mempawah 4 orang, Kota Singkawang 4 orang, Kabupaten Landak 4 orang dan Kabupaten Kubu Raya 3 orang.” tutur Harisson.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu ini juga menjelaskan bahwa 23 orang yang Positif Covid-19 dari luar Kalbar di isolasi di Upelkes Dinkes Provinsi Kalbar, sementara 46 orang asal Kalbar di pulangkan di isolasi dalam pengawasan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten dan Kota masing-masing.

Karena Viral load tinggi maka mereka di Isolasi dengan pengawasan ketat dari pemerintah. “4 TKI asal Singkawang ada 1 orang CT nya 15,55 dengan Viral load 38 juta, Bengkayang  ada 5 orang CT rendah berkisar 13,46 sampai 15,75, Viral load 173 juta.” ujarnya.

Disampaikan bahwa Dinkes Provinsi Kalbar sudah ingatkan Dinkes Kabupaten/Kota agar orang positif Covid-19 dengan CT rendah dibawah CT 29 agar di isolasi dengan pengawasan ketat.

” Yang kita harus angkat bahwa Malaysia itu angka keterjangkitannga pasti tinggi, TKI kita tertular disana, lalu mereka pulangkan. Kalau kita tidak hati-hati terhadap penanganan TKI ini percuma jak kite jage Bandara dan pelabuhan ternyata PLBN itu pintu masuk yang membahayakan.” ungkap Harisson.

Disampaikan lebih lanjut bahwa Yang dikhawatirkan lagi, bahwa masih ada jalur tikus, jalur keluar masuk yang mungkin tidak terkontrol, orang keluar masuk dengan leluasa dari jalur tikus membawa covid dari malaysia.
“Mereka bilang kita yang keterjangkitan tinggi, padahal kita punya bukti, TKI kita dari sana sebagian besar POSITIF semua dengan nilai Ct rendah atau VL tinggi.” tandasnya.

Jadi Masyarakat Jangan dulu Keluar masuk Malaysia.

menurut data ada 108 orang TKI yang dipulangkan dari Malaysia melalui PLBN Entikong tanggal 11 Maret 2021. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed