Sambas, MEDIA KALBAR – Bupati Sambas H. Satono menghadiri kegiatan khitanan massal gratis yang digelar di SDN 1 Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Senin (29/6/2026). Kegiatan sosial ini digagas Pemerintah Kabupaten Sambas bersama TP PKK Kabupaten Sambas dan Baznas Kabupaten Sambas.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Satono meninjau langsung pelaksanaan khitanan massal. Ia didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Hj. Yunisa, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Ketua Baznas Sambas, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Teluk Keramat, para kepala desa se-Kecamatan Teluk Keramat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Satono mengatakan, kegiatan bakti sosial kolaboratif tersebut merupakan bentuk nyata hadirnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, khitanan massal gratis ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
“Keberhasilan pelaksanaan kegiatan baksos kolaborasi ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara seluruh komponen dan berbagai pihak lainnya,” ujar Satono.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Satono menilai dukungan berbagai pihak menjadi kunci agar kegiatan sosial dapat berjalan tertib, aman, dan lancar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas, saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya khitanan massal gratis ini,” katanya.
Satono juga menyebut kegiatan tersebut sangat positif, terlebih dilaksanakan saat masa libur sekolah. Dengan begitu, anak-anak dapat mengikuti khitanan tanpa mengganggu aktivitas belajar.
Di sela kegiatan, Bupati Satono turut memberikan sarung dan uang saku sebesar Rp100 ribu kepada anak-anak peserta khitanan massal. Pemberian tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus penyemangat bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
Khitanan massal gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, organisasi sosial, lembaga keagamaan, dan masyarakat. (Rai)











Comment