by

Dukung Gubernur Kalteng Rampingkan OPD

Palangka Raya, Media Kalbar

Forum Warga Kalteng Se-Jabodetabek mendukung Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran merampingkan OPD.

Ketua Forum Warga Kalteng Se-Jabodetabek, H. Masliansyah menyampaikan di tengah tuntutan publik terhadap birokrasi yang lincah, restrukturisasi berbasis _kaya fungsi, miskin struktur_ dinilai sudah menjadi keniscayaan. Namun, perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai rawan terjebak menjadi ritual politik tahunan atau sekadar efisiensi di atas kertas.

Masliansyah menilai tantangan nyata justru muncul pasca-perampingan dan jauh lebih kompleks.

Tiga tantangan utama yang disorot:

1. Asimilasi Budaya Kerja
Penggabungan dinas yang berbeda rawan memicu benturan internal dan demotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) akibat hilangnya kursi jabatan.

2. Kontinuitas Layanan
Transisi administrasi dan aset tidak boleh mengorbankan pelayanan publik, meski hanya satu hari.

3. Karakteristik Wilayah
Pemangkasan struktur tidak boleh dilakukan serampangan tanpa mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Efisiensi anggaran adalah bonus, namun esensi utama adalah efektivitas kerja,” ujar H. Masliansyah

Restrukturisasi OPD oleh Gubernur Kalteng dinilai harus dikawal agar berbasis evaluasi objektif dan bebas dari kepentingan politik akomodatif. “Jika mitigasi gagal dilakukan, yang terjadi hanya perubahan papan nama dinas tanpa ada peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed