by

Hijau, Bersih dan Berkelanjutan: Langkah Nyata MAN 2 Pontianak Menuju Adiwiyata Nasional

Pontianak, Media Kalbar

MAN 2 Pontianak terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui penguatan Program Adiwiyata Nasional Berbasis Ekoteologi, Senin, (22/6/2026. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan, sehingga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan bagian dari ibadah serta amanah manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Berbagai program lingkungan dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut meliputi penguatan kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah dan limbah, penghematan dan konservasi air, penghematan dan konservasi energi, serta pelestarian keanekaragaman hayati yang menjadi indikator utama dalam Program Adiwiyata.

Budaya hidup bersih dibangun melalui kegiatan kebersihan rutin di ruang kelas, halaman, taman, toilet, dan tempat wudhu. Lingkungan yang bersih dan sehat tidak hanya menciptakan kenyamanan dalam proses pembelajaran, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Dalam bidang pengelolaan sampah, MAN 2 Pontianak menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Warga madrasah dibiasakan memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, serta mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang efektif dalam membentuk perilaku ramah lingkungan sejak dini.

Gerakan konservasi air juga menjadi perhatian penting. Seluruh warga madrasah diajak menggunakan air secara bijak dengan menutup kran setelah digunakan, memantau kebocoran saluran air, serta menghemat penggunaan air dalam aktivitas sehari-hari. Dalam pelaksanaan ibadah, peserta didik dibimbing untuk berwudhu secara hemat dan memanfaatkan sisa air wudhu untuk menyiram tanaman di lingkungan madrasah sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab.

Sementara itu, penghematan energi dilakukan melalui pembiasaan mematikan lampu, kipas angin, dan perangkat elektronik yang tidak digunakan, serta memanfaatkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya alam demi keberlanjutan kehidupan.

Sebagai wujud kepedulian terhadap keanekaragaman hayati, MAN 2 Pontianak juga terus mengembangkan kawasan hijau melalui penanaman pohon pelindung, tanaman hias, tanaman obat keluarga (TOGA), serta berbagai tanaman produktif lainnya. Area hijau tersebut tidak hanya memperindah lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi laboratorium alam yang mendukung pembelajaran kontekstual dan berbasis lingkungan.

Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., menegaskan bahwa MAN 2 Pontianak saat ini terus mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Nasional Berbasis Ekoteologi. Berbagai program dan inovasi lingkungan diperkuat secara berkelanjutan agar budaya peduli lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi karakter yang melekat pada seluruh warga madrasah.

“Program Adiwiyata Berbasis Ekoteologi tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan madrasah yang bersih dan hijau, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kesadaran ekologis dan tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama,” ujarnya.

Dalam mendukung pencapaian tersebut, MAN 2 Pontianak menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan mitra strategis, di antaranya bank sampah, Kapolresta Kota Pontianak, serta Puskesmas. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, pembinaan karakter, peningkatan kesadaran hidup bersih dan sehat, serta menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh warga madrasah serta dukungan berbagai pihak, MAN 2 Pontianak optimistis mampu mewujudkan target sebagai Madrasah Adiwiyata Nasional Berbasis Ekoteologi. Upaya tersebut sekaligus menjadi kontribusi nyata madrasah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed