by

Jelang Konferwil NU VIII Kalbar, Polemik Terus Bergulir Sampai PWNU 2017-2022 Tidak Diundang..?

Pontianak, Media Kalbar

Konferwil NU VIII Kalbar akan dimulai hari ini Jumat (29/7), namun masih menyisakan polemik yang belum tuntas.

Tanggapan dan pertanyaan dari Jami’iyah  dan jamaah An-Nahdliyah baik yang disampaikan langsung maupun melalui media, perlu dijawab secara proporsional.

“Untuk itu kami menyampaikan catatan dan proses tahapan menuju pelaksanaan konferwil ke-8.” Kata Hermawansyah Tanfidziyah PWNU Kalbar masa khidmat 2017-2022 yang juga di dampingi H. Jipridin, KH. Asyari dari Syuriah PWNU Kalbar dan Dr. Zulkifli juga dari Tanfudziah PWNU Kalbar saat konferensi pers di Kantor PWNU Kalbar, Jumat (29/7).

Hal ini disampaikan untuk kita memberikan penjelasan dan fakta duduk persoalannya. Disampaikan bahwa setelah perhelatan akbar dalam muktamar Lampung Desember 2021, 14 Januari 2022 PWNU kalbar telah membentuk Panitia Konferwil VIII mengingat masa khidmat PWNU akan berakhir 24 Februari 2022. PWNU juga sudah mengajukan perpanjangan selama 6 bulan ke PBNU untuk memantapkan persiapan konferwil.

Pada 30 Maret 2022 muncul desakan Konferwil dipercepat dari 12 PCNU mengatasnamana forum komunikasi PCNU se-Kalbar, mensikafi itu 31 Maret Panitia Komferwil klarifikasi ke Publik bahwa akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan mekanisme pada bulan September 2022.

19 April 2022 PBNU melalui surat menintruksikan Konferwil paling lambat 30 juni 2022, untuk menindak lanjuti itu melakukan rapat secara intensif untuk mempersiapkan konferwil bersama Ketua PWNU H. Hildi Hamid. PWNU menjadwalkan konferwil 25-26 Juni 2022, pada 15 Juni 2022 PWNU Kalbar menyampaikan surat ke PBNU untuk menghadiri Konferwil. Namun pada tanggal 22 Juni 2022 PBNU mengirim surat instruksi penghentian persiapan konferwil.

Pada 24 Juni 2022 14 PCNU se- Kalbar diundang PBNU Rakor dipimpin oleh Ketum dan Sekjen PBNU, hasilnya PBNU mengeluarkan surat menunda Konferwil menjadi minggu pertama atau kedua Juli. Setelaj itu 25 Juni PWNU mengirim surat ke PBNU permohonan usulan jadwal konferwil 4-5 Juli.

Pada 1 Juli 2022 secara mengejutkan PBNU mengeluarkan surat penunjukan dan pengesahan karateker PWNU Kalbar.

“Perlu kami perjelasa bahwa SK PBNU tanggal 19 April dan 22 Juni ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen PBNU, sedangkan SK PBNU tanggal 24 Juni dan I Juli 2022 ditandatangani lengkang Rais Am, Khatib Am, Ketum dan Sekjen. Disisi lain SK Kareteker 1 Juli 2022 pada konsideran “mengingat” yang menjadi dasar keluarnya keputusan salah satu poin 5 yakni; keputusan rapat syuriah dan tanfidziah PBNU 21 Juni 2022. Sementara pada 24 Juni PBNU masih menyurati PWNU dengan intruksi melaksanakan Konferwil paling lambat minggu kesatu atau kedua Juli.” Tutur Wawan.

SK PBNU yang “mendemisionerkan” kepengurusan PWNU 2017-2022 diketuai oleh Prof. DR. KH. Mukri, M.Ag, sekretaris Faisal Saimima, anggota H. Umarsyah, H. Romawi Martin dan H. Didik Imam Wahyudi. Laporan H. Romawi Martin hasil rapat menyepakati bahwa konferwil dilaksanakan secara teknis oleh panitia Panitia Konferwil yang sebelumnya dibentuk PWNU, atas dasar itu panitia melanjutkan persiapan teknis.

Pada rabu 27 Juli 2022, kembali secara sepihak dan mengejutkan beredar informasi dan berita dimedia adanya Panitia Konferwil yang ditunjuk oleh Kareteker PWNU Kalbar, padahal H. Romawi Martin selaku Ketua Panitia dan Anggota Kareteker tidak pernah konfirmasi keputusan mengganti kepanitiaan. Pada hari yang sama beredat undangan Konferwil VIII kepada PCNU yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Karateker PWNU Kalbar.

“Berdasarkan rangkaian itu disimpulkan bahwa PBNU telah mengambil alih pelaksanaan Konferwil tanpa alasan memadai, bahkan PWNU masa khidmat 2017-2022 tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada peserta konferwil. Jadi kerja kita tidak dianggap. Kita juga tidak diundang.” Pungkasnya.

Drs. H. Jipridin, M. Si menambahkan konferwil NU milik ummat maka walaupun tidak diundang karena kita warga NU kita akan datang. “Soal proses sesuai tidak dengan peraturan organisasi tergantung peserta nantinya.” Ujar Jipridin.

Rencana Konferwil VIII NU Kalbar dilaksanaka hari ini Jumat (29/7) di Hotel Aston Pontianak. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed