by

Keluhan Warga Pal 9 Ditindaklanjuti, Camat Sungai Kakap Soroti Kandang Ayam Diduga Cemari Lingkungan

Kubu Raya, Media Kalbar

Menindaklanjuti keluhan warga Desa Pal 9 terkait dugaan dampak limbah kandang ayam, di wilayah RT 005,RW 002,Dusun 1 Puring desa pal 9 Kecamatan sungai kakap kabupaten kubu Rayan Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos turun langsung melakukan peninjauan ke lokasi,Jumat (24/4/2026).

‎Peninjauan tersebut dilakukan bersama perwakilan Dinas Peternakan Kabupaten Kubu Raya, Dedi, serta warga yang sebelumnya menyampaikan laporan, di antaranya Komeng dan Ripal. Langkah ini diambil sebagai respons atas arahan Bupati Kubu Raya agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat segera ditindaklanjuti.

‎“Berdasarkan informasi dari warga, hari ini kami turun langsung ke lokasi kandang ayam di Pal 9 untuk memastikan kondisi di lapangan,” ujar Junaidi.

‎Ia mengungkapkan, persoalan kandang ayam tersebut sebenarnya telah beberapa kali mendapat perhatian dari instansi terkait. Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Peternakan Kabupaten Kubu Raya disebut sudah memberikan pembinaan, penyuluhan, hingga teguran kepada pemilik kandang.

‎“Sudah dilakukan pemanggilan, dilayangkan surat peringatan, bahkan kepala dinas lingkungan hidup bersama pemerintah desa juga pernah turun langsung ke lokasi,” jelasnya.

‎Namun, hasil pengecekan terbaru menunjukkan kondisi kandang masih memprihatinkan. Kandang yang menampung sekitar 25.000 ekor ayam di dalam kandang dua tingkat tersebut dinilai kurang terkelola dengan baik.

‎“Kondisi di dalam kandang kurang sehat dan cukup kotor. Kotoran ayam diduga tidak dibersihkan secara rutin. Selain itu, dengan jumlah ayam sebanyak itu, hanya enam pekerja yang menangani, sehingga dinilai tidak efektif,” tegas Junaidi.

‎Kondisi ini diduga menjadi penyebab utama keluhan warga, terutama terkait bau tidak sedap dan potensi pencemaran lingkungan di sekitar permukiman.

‎Sebagai langkah tindak lanjut, pihak kecamatan akan memanggil pemilik kandang, Salahudin, untuk menghadiri rapat koordinasi di Kantor Camat Sungai Kakap.

‎“Insya Allah hari Selasa kami akan mengundang pemilik kandang untuk membahas persoalan ini bersama instansi terkait, agar ada solusi yang jelas dan tidak merugikan masyarakat,” pungkasnya.

‎Pemerintah Kecamatan Sungai Kakap berharap permasalahan ini segera ditangani secara serius, sehingga aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan lingkungan dan kenyamanan warga.(Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed