SAMBAS, MEDIA KALBAR – Program peningkatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dijalankan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas pada tahun anggaran 2025 menjadi sorotan publik.
Program yang bertujuan meningkatkan akses pelayanan air minum layak bagi masyarakat tersebut disebut-sebut menyerap anggaran hingga miliaran rupiah. Namun hingga kini, rincian anggaran serta pelaksanaan proyek di sejumlah wilayah masih menjadi pertanyaan.
Wartawan telah mengajukan permintaan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Penyehatan Lingkungan Dinas Perkim LH Kabupaten Sambas, Syamsuri, ST, terkait sejumlah hal penting dalam program tersebut.
Beberapa pertanyaan yang diajukan antara lain mengenai total anggaran program air bersih tahun 2025, jumlah proyek peningkatan instalasi pengolahan air dan jaringan distribusi yang sedang berjalan, sumber pendanaan program, hingga kecamatan yang menjadi prioritas penerima anggaran.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta menjelaskan persentase masyarakat Sambas yang saat ini telah mendapatkan akses air minum layak serta target peningkatan akses air bersih setelah proyek selesai.
Namun hingga berita ini diterbitkan, PPK yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan.
Sementara itu, seorang mantan pejabat di Kabupaten Sambas yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hingga kini masih terdapat sejumlah wilayah yang belum mendapatkan akses air bersih dari PDAM secara memadai.
“Air bersih PDAM masih belum menjangkau beberapa wilayah seperti Jawai, Jawai Selatan, Tekarang, Subah, Selakau Timur, Salatiga, Semparuk Dalam (Sepinggan sampai Seburing), Paloh, sebagian Tangaran, Sejangkung, dan Sajad,” ungkapnya.Senin (9/3/2026)
Menurutnya, persoalan akses air bersih di beberapa kecamatan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Karena itu, publik kini menunggu penjelasan terbuka dari Dinas Perkim LH Kabupaten Sambas terkait penggunaan anggaran program air bersih serta wilayah mana saja yang menjadi prioritas pembangunan.(Rai)











Comment