by

Sekda Kalbar: Hanya 27% dari 2,6 Juta Pekerja Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Targetkan 45%

Pontianak, Media Kalbar

Sekda Kalbar, Harisson, mendorong percepatan perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di Kalimantan Barat. Dari sekitar 2,6 juta pekerja di Kalbar, baru 27% yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah menargetkan angka tersebut naik menjadi 45% atau sekitar 1,2 juta pekerja.

Harisson menyampaikan hal itu dalam kegiatan sinergi BPJS Ketenagakerjaan bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar di Hotel Golden Tulip, Senin (15/6/2026). Kolaborasi ini bertujuan memperluas cakupan jaminan sosial bagi pekerja media dan pekerja umum di Kalbar.

“Dengan jaminan ke depan bagi pekerja yang terlindungi, keluarga akan memperoleh santunan dan anak memperoleh beasiswa hingga perguruan tinggi jika terjadi risiko kerja,” ujar Harisson.

Ia mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat untuk memastikan lebih banyak pekerja, baik formal maupun informal termasuk insan pers, mendapatkan perlindungan dari risiko kerja.

Menurut Harisson, perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan tanggung jawab bersama agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya tetap terjaga. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi langkah nyata menghadirkan perlindungan yang lebih luas bagi pekerja di Kalimantan Barat.

Harisson juga menekankan pentingnya perlindungan ini untuk mencegah kemiskinan akibat risiko kecelakaan kerja.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat, Suheri menyampaikan, program BPJS Ketenagakerjaan berjalan tidak lepas dari peran media.
Harapan makin banyak pemahaman jurnalis, wartawan, Media dan masyarakat akan manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Dimana UCJ untuk Kalimantan Barat terendah se Kalimantan yang saat ini 27%.

5 Program pada BPJS Ketenagakerjaan antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Selain itu ada tambahan lain yang bisa dimanfaatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan salah satunya KPR, Renovasi Rumah.

Mukhlis Suheiri Ketua Amsi Kalbar mengapresiasi Sinergi dan kolaborasi Amsi dan BPJS Ketenagakerjaan, yang mengangkat tema peran media dalam pemberitaan positif untuk peningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Kalimantan Barat.

Disampaikan kedepan Bagaimana peran media bisa bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk kolaborasi dalam pemberitaan bisa ditingkatkan untuk mendukung kepesertaan masyarakat di BPJS Ketenagakerjaan. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed