by

Sekjen HIKMAHBUDHI Pontianak: Ekosistem Kerja Eksploitatif Adalah “Kiamat” Bagi Lulusan Dunia Pendidikan

PONTIANAK, Media Kalbar

Sekretaris Jenderal PC HIKMAHBUDHI Pontianak, Indra Wijaya, menyoroti jurang yang semakin lebar antara dunia pendidikan dan realitas industri. Dalam refleksi Hari Buruh tahun ini, ia mengecam normalisasi eksploitasi yang kini menghantui mahasiswa yang baru saja menyelesaikan studinya.

“Pendidikan kita sedang berada di titik nadir. Setelah mahasiswa berjuang dengan biaya UKT yang mencekik, saat lulus mereka justru disambut oleh ekosistem kerja yang tidak manusiawi. Fenomena ‘dibayar dengan pengalaman’ adalah bentuk sesat pikir yang melegalkan perbudakan modern di bawah kedok sistem pemagangan,” papar Indra.

Indra menyajikan data bahwa banyak program magang saat ini hanya dijadikan alat oleh perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja gratis dengan beban kerja setara karyawan tetap. Ia mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan ketenagakerjaan. “Pemerintah seolah tutup telinga dengan rahasia umum ini. Jika perlindungan terhadap buruh dan pemagang tidak diperketat, maka lulusan pendidikan tinggi kita hanya akan menjadi ‘tumbal’ industri. Hari Buruh dan Hardiknas adalah momentum untuk mengevaluasi apakah negara benar-benar berpihak pada rakyat atau hanya pada pemilik modal,” tambahnya. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed