by

Viral! Video Diduga Oknum Umat Islam Beribadah Di Pekong, PMI Kota Singkawang Minta Polresta Segera Bertindak

Singkawang, Media Kalbar

Beredar video viral yang memperlihatkan diduga oknum umat Islam yang melakukan ibadah di Vihara Tridharma Bumi Raya Kota Singkawang, atau disebut masyarakat Pekong, Minggu (2/7/2023). Sontak video tersebut heboh dan viral di media sosial, sehingga menuai berbagai kritikan dari Warganet.

Viralnya video yang memperlihatkan juga menuai komentar dari Ketua Pemuda Muslim Indonesia (PMI) Kota Singkawang, Ihsan Sutrisno. Menurutnya masalah video viral tersebut tidak dapat dianggap remeh, terlebih kota Singkawang sebagai kota yang telah mendapatkan berapa kali penghargaan sebagai kota tertoleran di Indonesia.

Oleh karena itu, Ihsan meminta kepada pihak Polresta Singkawang sebagai penanggungjawab terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kota Singkawang. Sehingga, dapat segera menyelesaikan masalah video yang memperlihatkan diduga oknum umat Islam yang beribadah di Vihara atau pekong.

“Pihak polres bersikap tegas dan cepat dalam menanggapi isu yang beredar di masyarakat, terlebih lagi belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Singkawang maupun tokoh-tokoh masyarakat yang bergabung dalam ormas-ormas islam maupun dari kepala kantor kementerian agama Kota Singkawang,” kata Ihsan.

Menurut Ihsan, menjelang pada masa tahun politik seperti saat ini pihak Pemkot Singkawang harus bertindak cepat mengatasi masalah tersebut. Terlebih sebagai kota tertoleran, tentunya harus menjadi roll model bagi daerah lain. Sehingga, Pemkot juga dituntut untuk menangani masalah yang viral di video tersebut.

“Seharusnya prestasi Kota Singkawang yang mendapatkan predikat sebagai kota tertoleran itu memberikan citra yang positif dan memberikan percontohan kepada seluruh umat beragama bagaimana bertoleransi dan hidup berdampingan antar pemeluk agama, bukannya mencampuradukkan antar keyakinan,” ungkap Ihsan.

“Semua harus dijalankan sesuai dengan koridornya, ranah sosial kita toleransi dan berdampingan, tapi keyakinan kita dituntut untuk menjalankan keyakinan masing-masing sesuai ajaran Agamanya, hal ini sudah jelas termaktub dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 29, dan pemerintah harus bertanggung jawab mengawal pengimplementasiannya dalam kehidupan bermasyarakat,” sambung Ihsan.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus salah satu pengurus PCNU Kota Singkawang, HM Sahid menegaskan bahwa pihak terkait harus bertindak cepat untuk mengusut asal usul video tersebut. Sehingga, dapat diperjelas baik itu masalah kronologi maupun waktu kejadian yang memperlihatkan diduga oknum umat Islam yang melakukan ibadah di Vihara Tridharma Bumi Raya Kota Singkawang.

“Beredarnya penggalan video tersebut harus ditelusuri asal usulnya, kapan dan siapa-siapa oknumnya, karena jelas dalam ajaran Islam tidak boleh mencampur adukkan antar keyakinan, apalagi sampai mengganggu keyakinan umat agama lain dan selama ini itulah yang menjadi peran yang sudah dilaksanakan oleh para tokoh agama Islam hususnya Penyuluh agama Islam Kota Singkawang dalam memberikan pencerahan dan penguatan akidah keilmuan jamaahnya,” tegas HM Sahid.

HM Sahid juga mengingatkan, agar masyarakat tidak memperuh suasana dengan melontarkan opini-opini yang dinilai dapat memicu munculnya masalah baru. Sehingga, masalah tersebut dapat diselesaikan secara damai dan tetap mencerminkan sebagai kota tertoleran.

“Harus dilakukan tabayyun kepada pihak pihak yang terlibat, dan selaku masyarakat harusnya juga tidak ikut memperkeruh suasana, dan memberi pemahaman kepada masyarakat umum untuk sama sama menjaga kedamaian dan ketentraman di Kota Singkawang,” pungkas HM Sahid.

Sementara dari Kepala Satuan Bimas Polresta masih belum memberikan pernyataan karena masih ada kegiatan saat dimintai klarifikasi. (Rai/Kholil)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed