by

FKPPI Kalbar : Ada Wali Kota Swasta yang Mengatur Walikota Pontianak, Itu Tidak Benar

Pontianak, Media Kalbar

Pengurus Daerah (PD) XV Keluarga Besar (KB) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar konferensi pers terkait adanya pemberitaan yang diterbitkan yang di salah satu media dengan judul “BENARKAH DIPONTIANAK ADA”WALIKOTA SWASTA” YANG DAPAT MENGATUR”POSISI ASN” DAN PROYEK PROYEK “PL pada (14/1/2023)lalu.

Terkait berita tersebut melalui Direktur LBH FKPPI PD XV Kalbar, Tatang Suryadi dengan tegas menyebutkan bahwa berita itu tidak benar atau berbau fitnah.

Tatang Suryadi mengatakan, dari pemberitaan yang diterbitkan yang menjadi objek berita adalah Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yang mana beliau juga merupakan Ketua PC 1501 FKPPI Kota Pontianak. Jadi secara organisator FKPPI Kalbar merasa terpanggil untuk mengklarifikasi kebenarannya.

“Dan mengenai pemberitaan tersebut kita nyatakan itu tidak benar dan ada sedikit berbau fitnah.”Tegas Tatang dalam konferensi persnya di kantor Sekretariat LBH FKPPI Provinsi Kalbar pada Rabu (25/1).

Tatang juga sangat menyayangkan dalam pemberitaannya tersebut tidak pernah dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, sehingga dalam membuat berita hanya berdasarkan keterangan dari sebelah pihak.

” Dia mengatakan sebagai media informasi seharusnya berimbang dalam menyajikan suatu berita, sehingga layak untuk di konsumsi oleh publik.”Ucap Tatang.

Ia menambahkan bahwa isi berita yang dibuat oleh salah satu media online tersebut menyudutkan. Seolah olah Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bisa disetir oleh Wali Kota Swasta. Dan ini sangat tidak bisa diterima, karena telah menyerang daripada harkat dan martabat Edi Rusdi Kamtono selaku Wali Kota Pontianak.

“Untuk itu kita gunakan hak jawab dengan melakukan klarifikasi bahwa berita yang diterbitkan oleh salah satu media online tersebut tidak benar dan kita mensomasi secara terbuka dalam tempo tujuh hari bisa mengklarifikasi atas pemberitaan yang sudah disampaikan itu tidak benar serta melakukan permohonan maaf kepada Wali Kota Pontianak. Apabila tidak diindahkan maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.”Ucap Tatang

Sementara itu dari HM.Ali Anafia Wakil Dewan Penasehat FKPPI PD XV kepada sejumlah awak media ia mengatakan dirinya sudah mengkonfirmasi lansung melalui via seluler kepada pimpinan redaksi media tersebut.

Menurut nya bahwa pimpinan redaksi media tersebut membenarkan adanya pemberitaan tersebut namun tujuannya buka menyasar ke Pak walikota tetapi kepada pihak lain.

Lebih lanjut terkait pemberitaannya yang dianggap sepihak dan tidak ada keberimbangan dengan melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi berita tersebut. (Tim/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed