by

Kupas QS Al Hajj, LDII Kalbar Perkuat Spirit Kurban dan Kepedulian Sosial

Pontianak, Media Kalbar

Menyambut Hari Raya Idul Adha, DPW LDII Kalimantan Barat menggelar pengajian bertajuk “Penguatan Nilai Keikhlasan dan Spiritual Melalui Ibadah Kurban” di Masjid Khairul Ihsan Pontianak, Minggu (24/5/2026).

Dalam kesempatan itu secara khusus dikupas Al Qur’an Surat Al Hajj ayat 34 – 38 oleh Ustadz Suparmin Al Faqih dan tausiyah oleh Dewan Penasehat LDII Kalbar, KH. Subhan.

Dijelaskan dalam QS Al Hajj ayat 36 disebutkan hewan kurban merupakan bagian dari syiar Allah yang mengandung nilai kebaikan.
“Kurban dimaknai sebagai ketaqwaan, sekaligus keikhlasan dan serta rasa syukur kepada Allah SWT yang diwujudkan melalui kepedulian sosial dengan berbagi kepada sesama. Artinya kurban ibadah spiritual dan bermakna sosial,” jelas Ustadz Suparmin.

Sepintas, kurban terlihat berat, namun disinilah Allah melihat ketakwaan hamba-Nya.
“Allah tidak berharap daging dan darah hewan kurban melainkan ketakwaan dari hamba-Nya. Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah kurban harus dilandasi dengan niat yang tulus dan keikhlasan agar bernilai ibadah,” tegas dia.

Sedangkan Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menjelaskan pengajian yang dihelatnya untuk menumbuhkan semangat warganya dalam menjalankan ibadah kurban
“Mengingat manfaat yang diperoleh dari kurban maka kami motivasi agar para warga tidak ketinggalan dalam mewujudkan hewan kurban pada tahun ini,” jelasnya.

Ditambahkan, setiap tahun dari pendataan jumlah hewan kurban warga LDII Kalbar terus mengalami peningkatan.
“Kami memang berharap jumlah kurban warga LDII tahun 1447 H ini tidak berkurang, maka satu diantaranya dilakukan pengajian yang khusus membahas bab kurban, termasuk secara organisatoris mengeluarkan himbauan,” tambah Susanto.

Karena bermakna sosial. LDII tidak membatasi pembagian daging kurban hanya untuk warga muslim, melainkan diperbolehkan bagi warga non muslim.
“Khusus bagi sekretariat atau masjid-masjid tempat pengajian LDII yang berdampingan dengan warga non muslim, atau ada warga yang layak diberikan silahkan untuk saling berbagi. Jadi tidak ada pembatasan khusus, Tindakan inilah cerminan seorang muslim,” katanya. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed