by

Peningkatan Kasus Covid-19 Di Sambas Disebabkan Testing Dan Tracing Semakin Masif Serta Kurang Disiplinnya Pelaksanaan Prokes

Sambas, Media Kalbar
Melalui surat Dinkes Provinsi 13 mei 2021, dr. Ganjar Eko Prabowo selaku seketaris Dinkes Kabupaten Sambas menanggapi tentang adanya tambahan 51 orang yang terkonfirmasi Covid 19 yang terbanyak sepanjang sejarah di Kabupaten Sambas.

“Menurut hemat saya ada 2 kemungkinan pertambahan yang drastis di Kabupaten Sambas melalui surat Dinkes provinsi tanggal 13 mei 2021, ada tambahan 51 orang terbanyak dalam sejarah, Minggu lalu juga mengalami tambahan 42 kasus bisa jadi pertama traking kita semakin masif dan gencar kedua tingkat penularan antar sesama semakin tidak terbendung atau malah malah keduanya, kami meyakini bahwa kita semakin masif dalam traking dan penularan juga semakin masif.” Kata dr. Ganjar, saat di konfirmasi melalui via whatsaap, jumat,(14/5/21).

Menurut nya bahwa, Di karenakan banyak masyarakat masih kurang dalam disiplin protokol kesehatan dalam menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi yaitu 5 M.

“Penularan masih masif dengan kendornya protokol kesehatan di masyarakat, masyarakat semakin tidak disiplin, dahulu kita masih memperkenalkan 3 M saat ini dengan kondisi seperti ini prokes ditambah 2 M menjadi 5 M, tambahan 2 M nya menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi.”ungkap Dr.Ganjar

Lanjut nya di saat libur idul Fitri ,makin banyak kerumunan di tempat wisata.

”Apalagi sekarang libur idul Fitri sehingga banyak kerumunan di tempat wisata.”ujar nya.

Setahun lalu menjelaskan bahwa Dinas kesehatan kabupaten sambas pernah melakukan pengambilan sampel suspec dan kontak erat paling banyak 10 % , yang konfirmasi positip, dan di Minggu Minggu lalu atau bulan lalu jika kami mengambil swab suspec dan kontak erat bisa 40 % yang konfirmasi positip ini menandakan kasus penularan antar sesama makin meningkat.

“Saran kami agar prokes 5 M makin ditingkatkan,vaksinasi terus digenjot terutama kelompok lansia karena lansia yang paling rentan kalau tertular.” Tegas nya

Lanjut nya lagi Ganjar menyampaikan teruntuk yang terkonfirmasi positip tidak perlu resah,yang perlu diresahkan adalah yang melanggar prokes.

Bagi yang terkonfirmasi positif Covid 19, pihak petugas puskesmas akan selalu memantau serta dari pihak puskesmas akan merujuk dan mengkordinasi dengan pihak RSUD Sambas dan Pemangkat.

“Buat yang positip, petugas puskesmas akan memantau terus jikalau perlu rujukan pihak puskesmas akan koordinasi dengan pihak RSUD sambas dan pemangkat.”jelasnya

“Buat satgas tingkat desa dimohon selalu berkoordinasi dengan puskesmas setempat jika menghadapi hambatan di lapangan, Dan pihak puskesmas harus proaktif memantau pasien yang konfirmasi positip di wilayah kerjanya dan selalu sosialisasi prokes.”tegas nya
( Urai Rudi/Ahmad )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed