by

Pertahanan Jebol, Kalbar Waspada Serbuan Corona Varian Delta

Pontianak, Media Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat yang sejak beberapa bulan melalui Satgas Penanganan Covid-19 sangat tegas dengan memfilter orang-orang yang masuk ke Kalbar harus berbekal surat keterangan negatif Covid-19 berbasis PCR, sehingga Kalbar beberapa waktu lalu sempat menghambat perkembangan kenaikan kasus Corona di daerah ini, namun dalam beberapa minggu ini Kasus Covid-19 di Kalbar cendrung naik siginifikan bahkan sempat tembus 200 orang lebih terjangkit corona dalam satu hari, seperti terjadi tanggal 29 Juni 2021 Kemarin yang tembus angka 219 orang tambahan kasus Covid-19. Apakah ini berarti pertahanan Kalbar dengan memfilter orang ke Kalbar harus negatif PCR  jebol sehingga virus corona varian baru sudah ke Kalbar.?

Berkaca dari penuturan 2 Orang Penumpang Lion Air Penerbangan Surabaya-Pontianak tanggal 22 Juni 2021, bahwa surat keterangan negatif PCR di jual belikan oleh oknum atau calo tanpa test swabs, maka secara pasti itu pertahanan Kalbar jebol, buktinya dua orang penumpang tersebut ketika di swabs ternyata hasilnya Positif Corona, terlepas apakan itu Corona varian baru atau tidak. namun Corona Varian Delta yang info datanya mudah menjangkiti dan bisa bertahan lama di udara ini mesti di wasfadai karena lebih ganas dan lebih cepat menular.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr, Harisson, M, Kes beberapa hari lalu tepatnya tanggal 25 Juni 2021 menyatakan belum ada terdeteksi varin baru di Kalbar, “sudah di kirim sample lab ke Jakarta, namun belum ada laporan, jadi sejauh ini belum ada terdeteksi varian delta atau alfa di Kalbar ini.” Kata Harisson di Pontianak (25/6/21). (amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed